Refleksi Setahun Satnarkoba Polres Sidrap, AKP Sopyan: Berhasil Gagalkan Peredaran 4,6 Kg Sabu

Refleksi Setahun Satnarkoba Polres Sidrap, AKP Sopyan: Berhasil Gagalkan Peredaran 4,6 Kg Sabu

Refleksi Setahun Satnarkoba Polres Sidrap, AKP Sopyan: Berhasil Gagalkan Peredaran 4,6 Kg Sabu

SIDRAP UPEKS.co.id— Satuan Narkoba Polres Sidrap merelis hasil kerja sejak Januari hingga Desember 2020,  dengan menggagalkan peredaran sabu 4,7 Kg dan 3.304 butir ekstasi.

Bacaan Lainnya

Pengungkapan narkoba selama setahun terakhir itu tidak lepas dari kerja keras personil Satnarkoba Polres Sidrap  dibawah pimpinan AKP Andi Sopyan.

Kasat Narkoba Polres Sidrap, berhasil monorehkan prestasi dengan berbagai pengungkapan besar selama  bertugas di Kabupaten Sidrap. Berdasarkan data yang diperoleh, pihaknya menangani laporan polisi 93 kasus.

“Rincian narkotika yang diamankan 4.740.272 gram atau hampir 5 kilogram sabu. Sedangkan untuk ekstasi, kami  menyita 3.304 butir,”

Hal tersebut disampaikan Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP Andi Sopyan, saat di konfirmasi melalui ponselnya  Minggu, 27 Desember 2020.

Dikatakan Sopyan, untuk total harga barang bukti narkoba yang disita tersebut, bila dirupiahkan, itu setara dengan  Rp6 miliar lebih.

Sementara untuk Sabu-sabu sebanyak 4.740.272 gram dihargai Rp4,7 miliar lebih, kemudian 3.304 butir ekstasi,  dihargai sekira Rp2 miliar lebih, ungkap Sopyan.

Lanjut AKP Sopyan mengatakan, pihaknya sangat serius dalam memberantas narkoba dalam wilayah hukum  Polres Sidrap.

“Penanganan kasus penyalahgunaan narkoba dalam setahun terakhir, memang cukup tinggi. “Hampir setiap  bulannya ada LP,” terang AKP Andi Sofyan.

Terpisah, Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi SIK mengapresiasi kinerja apik Satnarkoba Polres  Sidrap di 2020 ini.

Menurutnya, apa yang telah diraih tersebut merupakan wujud perhatian dan keseriusan Satnarkoba Polres Sidrap  dalam upaya pemberantasan narkoba dalam wilayah hukum Polres Sidrap.

“Ini akan terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang agar masyarakat Sidrap terhindar dari dampak  penyalahgunaan narkoba,” kunci Leonardo. (Risal Bakri).

Pos terkait