Ada JKN-KIS, Jangan Ragu Periksakan Diri ke Fasilitas Kesehatan

Ada JKN-KIS, Jangan Ragu Periksakan Diri ke Fasilitas Kesehatan
Narasumber : Santriani Safa (26)
Ada JKN-KIS, Jangan Ragu Periksakan Diri ke Fasilitas Kesehatan
Narasumber : Santriani Safa (26)

Buton Selatan, Upeks.co.id – Pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia merupakan salah satu prioritas utama BPJS Kesehatan dalam mewujudkan pelayanan yang bermutu tanpa diskriminasi bagi seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Santriani Safa (26), seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 1 Lapandewa Kabupaten Buton Selatan, merupakan salah satu peserta yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS. Dilayani di poli gigi Puskesmas Lapandewa, Ani mengaku mendapat pelayanan yang baik oleh petugas yang ramah. Ani juga mengatakan bahwa meskipun saat ini penularan Covid-19 masih cukup tinggi pelayanan di Puskesmas Lapandewa tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Bacaan Lainnya

“Sudah satu bulan terakhir ini saya cukup terganggu karena sering sakit gigi, sudah pernah ke Puskesmas juga sebelumnya minta ke dokternya untuk dicabut, tapi gigi yang sakit tidak bisa dicabut karena pembiusan tidak maksimal sehingga bisa terjadi peradangan pada jaringan di sekitarnya. Jadi waktu itu saya diberi obat sementara untuk menghilangkan rasa nyeri,” ungkapnya, Jumat (25/09).

Setelah dirinya merasa bahwa giginya sudah tidak sakit lagi, Ani kemudian kembali ke Puskesmas untuk memeriksakan giginya. Karena kondisinya yang sudah tidak sakit lagi, dokter kemudian dapat mencabut gigi Ani.

“Namanya sakit gigi itu memang sangat menyiksa, kadang tidak bisa tidur, kadang juga sementara mengajar tiba-tiba sakitnya datang lagi. Jadi saya bilang ke dokternya kalau bisa dicabut ya dicabut saja supaya besok-besok tidak sakit lagi,” lanjutnya.

Ani mengaku selama menjalani perawatan, pemeriksaan hingga pencabutan giginya sama sekali tidak mengeluarkan biaya, semua ditanggung oleh Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Ani pun ingin mengajak masyarakat agar lebih sadar akan kesehatan. Selain menjaga pola hidup sehat juga harus cepat memeriksakan diri ke dokter apabila merasa sakit. Menurutnya masih banyak masyarakat yang baru ingin ke fasilitas kesehatan jika merasa sakitnya parah.

“Padahal bisa jadi penyakit serius terjadi karena sakit ringan yang diabaikan atau tidak ditangani dengan tepat. Apalagi dengan Program JKN-KIS semua biaya berobat gratis, sehingga jika sakit jangan ragu ke fasilitas kesehatan tempat kita terdaftar,” pesannya. (Jamkesnews.com)

Pos terkait