TAKALAR,UPEKS.co.id—Bersama tim dari Dinas Kesehatan dan kader kesehatan desa, Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM mengecek kondisi kesehatan warga di Desa Bontoparang, Kecamatan Mangngarabombang, Jumat (19/6/2020) pagi.
Selain itu bupati jua melakukan evaluasi kerja aparat di Lapangan, apakah sudah tepat atau masih perlu pembenahan terkait pelayanan kesehatan di tingkat desa.
“Kita keliling hari ini mengevaluasi kinerja Puskesmas, koordinasinya dengan pemerintah desa dalam mengontrol kesehatan. Saya ingin memastikan, hak dasar yaitu kesehatan warga terpenuhi. Sehingga mulai jumat ini kita memulai jumat berkah. Diharapkan, puskesmas lebih aktif turun berkoordinasi pemdes mengontrol kesehatan
warga,” jelas Bupati Takalar.
Melalui gerakan jumat berkah ini, Bupati Takalar berharap jumlah warga yang reaktif terhadap covid-19 dapat ditekan karena mengedepankan langkah-langkah antisipatif.
“Sebenarnya jejaringnya sudah baik sekali, ada Puskesmas dan Camat, ada Pemerintah desa dan kader kesehatan desa, kalau kerja-kerja mereka rutin mengontrol kesehatan warga, terkoordinasi dengan baik maka tidak akan mungkin ada keluhan warga tak terlayani.
Jika ada keluhan warga tak terlayani maka itu tanda bahwa kerja pkm dan camat juga pemdes dan kader kesehatan desa tak rutin dan tak terkoordinasi,” papar Bupati Takalar.
Salah satu warga yang dikunjungi oleh Bupati Takalar dalam kontrol kesehatan tersebut bernama Kobo Daeng Bone (60) seorang penderita diabetes sejak 9 tahun yang lalu yang kini mengalami kebutaan dan seorang anak yang mengalami gizi buruk di Desa Bontoparang, disertai dengan pemberian bantuan berupa uang tunai. (Jahar)




