MAKASSAR.UPEKS.co.id—Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) membantu pengungsi korban kerusuhan Wamena Provinsi Papua saat tiba di Pelabuhan Soekarno Hatta menggunakan KM Ciremai dari Jayapura, Sabtu (05/10/2019).
Dalam pelaksanaannya, Lantamal VI menerjunkan Tim Reaksi Cepat Medis/Medical Quick Respone Team (MQRT) Lantamal VI dan Personel Lantamal VI serta Prajurit Marinir dari Yonmarhanlan VI mengevakuasi para pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan dari KM Ciremai.
Selanjutnya menuju ke tempat pelayanan kesehatan yang tersedia di pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.
Dari sejumlah 209 pengungsi dari Wamena tersebut yang mengalami ganguan kesehatan atau sakit langsung diberi pertolongan oleh MQRT Lantamal VI termasuk 2 orang yang berasal dari Tana Toraja.
Selanjutnya, Pengungsi lainnya yang membutuhkan tindakan medis lebih lanjut akan di rujuk ke rumah sakit RS. Bhayangkara Makassar.
Menurut Karumkit Jala Ammari Lantamal VI Letkol Laut (K) dr. Budi Santosa, Sp.P., Lantamal VI akan memaksimalkan pertolongan medis kepada para pengungsi yang merupakan korban dari kerusuhan Wamena
September lalu.
Hadir menyambut dan meninjau para pengungsi tersebut, sejumlah pejabat Forkopimda Sulsel yaitu Gubernur Sulsel Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr., Kabinda Sulsel, Pj. Walikota Makassar, Danyonmarhanlan VI, Kapolres Pelabuhan Makassar, Kadinkes Kota Makassar, Karumkit Jala Ammari Lantamal VI, Pasmin Satrol Lantamal VI dan Kadiskes Polda Sulsel. (pen lantamal VI).




