RTQ Athirah Bukaka Bone Resmi Terima 30 Santriwati Baru Angkatan Perdana

RTQ Athirah Bukaka Bone Resmi Terima 30 Santriwati Baru Angkatan Perdana

BONE, Upeks.co.id — Setelah lama dinanti oleh masyarakat, Rumah Tahfidz Al-Qur’an (RTQ) Athirah Bukaka khusus putri secara resmi mulai menerima santriwati baru untuk Angkatan I Tahun Ajaran 2026. Kabar baik mengenai hal ni disampaikan langsung oleh Koordinator RTQ Athirah Bukaka, Saturdi Hamid, S.Pd., M.Pd., pada Sabtu (6/6).

Pada angkatan perdana ini, sebanyak 30 orang santriwati yang telah dinyatakan lolos seleksi akan segera diasramakan di Kampus Athirah Bukaka, Kabupaten Bone. Proses akomodasi ini dirancang agar para santriwati dapat fokus penuh dalam menjalankan program hafalan Al-Qur’an secara intensif.

Bacaan Lainnya

Ketertarikan masyarakat terhadap lembaga ini terbukti sangat luas. Dari total santriwati yang diterima, mereka tidak hanya berasal dari wilayah lokal Kabupaten Bone saja, melainkan juga merangkul pendaftar dari berbagai kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan. Di antaranya berasal dari Kabupaten Luwu Timur, Maros, Makassar, Gowa, dan Wajo.

Selama masa pendidikan di asrama, para santriwati akan dibina secara intensif oleh tenaga pendidik profesional yang ahli di bidang tahfidz dan ilmu syariah. Seluruh program pembinaan dan fasilitas asrama ini dipastikan berjalan sepenuhnya tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis bagi santriwati yang memenuhi syarat.

Melalui sistem pendidikan mukim (berasrama) ini, para santriwati tidak hanya ditargetkan untuk menghafal bait demi bait Al-Qur’an, tetapi juga diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi Qurani yang kokoh, mandiri, serta memiliki akhlakul karimah (akhlak yang mulia) dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua Yayasan Hadji Kalla, Hj. Fatimah Kalla, yang menaungi lembaga ini sempat menyampaikan beberapa waktu lalu bahwa kehadiran lembaha ini merupakan wujud nyata peran aktif serta kontribusi dari Yayasan Kalla dalam rangka menciptakan lingkungan yang islami.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk mencetak generasi Qurani. Yayasan Hadji Kalla akan terus memegang komitmen penuh untuk mendukung program-program keumatan seperti ini,” tegas Hj. Fatimah Kalla.

Dengan dimulainya proses pembinaan bagi angkatan pertama ini, RTQ Athirah Bukaka Bone diharapkan dapat menjadi laboratorium pencetak hafizah-hafizah berkualitas unggul yang kelak akan membawa maslahat dan keberkahan besar bagi masyarakat luas. (*)