PKS Sulsel Soal Pilkada Lewat DPRD, Daeng Nojeng: Prioritas Kami Bantu Korban Bencana

PKS Sulsel Soal Pilkada Lewat DPRD, Daeng Nojeng: Prioritas Kami Bantu Korban Bencana

MAKASSAR, UPEKS—Ketua PKS Sulawesi Selatan (Sulsel), Anwar Faruq Daeng Nojeng, menegaskan posisi partainya terkait wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD.

Pria yang akrab disapa Daeng Nojeng ini menjelaskan bahwa baik pemilihan kepala daerah melalui DPRD maupun secara langsung sama-sama konstitusional.

Bacaan Lainnya

Namun, PKS saat ini lebih memilih fokus pada penanganan bencana yang menimpa warga di Sumatra bagian barat, seperti Aceh, Padang, dan Medan.

“Tetapi PKS mempunyai pemikiran lain bahwa saat ini saudara-saudara kita di Sumatra, di bagian barat, Aceh, Padang, Medan, ini lagi dalam keadaan bencana, sehingga fokus kita harus ke sana,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Makassar, Selasa (20/12026).

Ia menambahkan, membicarakan mekanisme Pilkada masih bisa dilakukan di tahun-tahun mendatang.

“Karena untuk membicarakan masalah itu masih ada tahun-tahun selanjutnya, sementara ini kita sedang ada dalam keadaan musibah dan bencana-bencana yang lain,” kata Ketua DPRD Kota Makassar ini.

Anwar Faruq menegaskan bahwa PKS tetap memperhatikan aspirasi rakyat. Ia mengingatkan agar keputusan terkait Pilkada tidak hanya dipusatkan di DPR, karena kedaulatan berada di tangan rakyat dan partai harus peka terhadap dinamika masyarakat.

“Jangan sampai kita pusatkan di DPR tapi masyarakat tidak terima, kejadian bisa hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kan kedaulatan milik rakyat, suaranya suara rakyat, kita ini adalah wakil rakyat, jadi kita harus memperhatikan dinamika yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Meski belum mengambil keputusan final, Anwar memastikan PKS akan tetap menyesuaikan diri dengan aspirasi masyarakat.

“Kita belum memutuskan dulu yang mana, dua-duanya PKS mengakui, tapi fokus kita sekarang adalah fokus bagaimana masalah-masalah di tanah air kita ini bisa bagus, saudara-saudara kita yang kena bencana itu yang perlu kita bantu dulu,” ujarnya.

“Dan tetap merujuk pada maunya masyarakat itu gimana, kita menerima masukan-masukan daripada masyarakat karena ini kan kita hidup bermasyarakat,” tutupnya. (jir)