AFPI Pecahkan Rekor MURI, Siaran Literasi Keuangan 25 Jam Nonstop

AFPI Pecahkan Rekor MURI, Siaran Literasi Keuangan 25 Jam Nonstop

JAKARTA, Upeks.co.id- Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Lewat program Siaran Langsung Edukasi Literasi yang berlangsung selama 25 jam nonstop, AFPI sukses mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai siaran literasi keuangan daring terlama di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator, pelaku usaha, hingga penerima manfaat. Kehadiran platform anggota AFPI yang tergabung dalam Pindar—seperti Findaya, Kredit Pintar, Kredione, dan Privy—menunjukkan sinergi industri fintech dalam memberikan edukasi keuangan digital kepada masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini.

Menurutnya, siaran literasi keuangan yang dilakukan AFPI layak dijadikan contoh karena tidak hanya memperluas pemahaman masyarakat, tetapi juga memperkuat perlindungan konsumen.

“Literasi yang baik akan melindungi masyarakat dari potensi risiko sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap penyelenggara Pindar,” ungkap Agusman.

Selain menghadirkan narasumber ahli, kegiatan ini juga menampilkan kisah inspiratif dari penerima manfaat, salah satunya Amelia, pemilik UMKM Mie Asok Sukajadi.

” Berkat akses layanan fintech, usahanya mampu bertahan dan berkembang, meski berada di segmen masyarakat yang sebelumnya underbanked,” terang dia.

Customer Relations Manager MURI, Lutvi Syah Pradana, menegaskan penghargaan yang diberikan kepada AFPI merupakan bentuk pengakuan atas terobosan luar biasa.

“AFPI telah melakukan rangkaian kegiatan edukasi literasi pinjaman daring selama 25 jam lebih. MURI mengukuhkan kegiatan ini sebagai Rekor Indonesia atas Siaran Langsung Edukasi dan Literasi Terlama,” ujarnya.

Ketua Umum AFPI, Entjik, menambahkan bahwa literasi keuangan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari rumah tangga, generasi muda, hingga pelaku UMKM.

“Dengan pengetahuan yang cukup, mereka bisa lebih berdaya, mengambil keputusan keuangan yang tepat, dan mengembangkan usahanya tanpa rasa takut atau ragu,” tegasnya. (Mimi)