Makassar, Upeks–Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar 1446 H/2025 M dilantik, bersamaan Meal Test Konsumsi Jemaah Haji di Pesawat, Jumat (25/4/2025).
Pelantikan 23 petugas dilakukan di Asrama Haji Sudiang Makassar oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik pada Setjen Kemenag Akhmad Fauzin. Para petugas akan melayani sebanyak 15.546 calon haji yang akan berangkat melalui Embarkasi Makassar menuju Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji musim ini.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Fauzin, menegaskan peran PPIH Embarkasi sangat penting dalam menciptakan kesan positif dan memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji.
“Pelayanan di embarkasi maupun debarkasi haji memegang peranan yang sangat penting dalam keseluruhan proses penyelenggaraan haji di tanah air,” ujarnya Akhmad Fauzin mewakili Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief.
Mereka yang dilantik, diingatkan untuk bekerja secara optimal dengan mengedepankan prinsip ikhlas, terampil, cekatan, adaptif, dan kolaboratif.
“Kami memiliki keyakinan bahwa PPIH Embarkasi Makassar tahun 1446 H/2025 M yang baru saja dilantik mampu mewujudkan harapan tersebut,” ungkapnya.
Kementerian Agama juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, kementerian dan lembaga terkait, serta unsur TNI-Polri atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.
“Kami berharap kepada seluruh jajaran PPIH Embarkasi Makassar dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Haji RI, KH. Mochammad Irfan Yusuf, yang akrab disapa Gus Irfan dalam sambutannya menyampaikan visi strategis BP Haji melalui konsep Tri Sukses Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
“Ketiga pilar tersebut meliputi sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi dan sukses peradaban dan keadaban,”ujarnya.
Sukses ritual, jelas Gus Irfan yakni memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, khusyuk, dan penuh kedamaian.
“Sementaea sukses ekosistem ekonomi adalah mengoptimalkan potensi haji dan umrah dalam mendukung UMKM halal, industri logistik, layanan keuangan syariah, serta teknologi pelayanan,” bebernya.
Adapun Sukses peradaban dan keadaban, kata Gus Irfan adalah dengan membentuk jamaah sebagai duta Islam yang menampilkan karakter bersih, tertib, toleran, dan moderat.
Gubernur Pemprov Sulsel yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Dr Muhammad Arafah, mengharapkan kepada yang dilantik untuk melaksanakan tugas sesuai bidangnya masing-masing, dalam memberikan pelayanan kepada jemaah Embarkasi Makassar.
Dikatakan penyelenggaraan Ibadah Haji ada kegiatan nasional yang diselenggarakan Kemenag dengan melibatkan instansi terkait dan masyarakat sesuai keahliannya masing-masing.
“Oleh karena itu pelibatan kepanitian lintas sektoral sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan kepada jemaah,” ungkapnya.
Pelayanan maksimal dibutuhkan sinergi dengan semua pihak terkait.
Dia berharap keberadaan panitia dengan pelayanan maksimal yang diberikan bisa menjadikan Embarkasi Makassar menjadi terbaik.
Seusai pelantikan dilakukan meal test makanan jemaah di atas pesawat olehtim Garuda Indonesia. Kepala BP Haji Gus Irfan yang didampingi Kepala Biro Humas pada Setjen Kemenag Akhmad Fauzi, Kakanwil Kemenag Pemprov Sulsel H Ali Yafid, menyarankan Garuda untuk menyiapkan bubur bagi jemaah Lansia.
Tampak hadir sejumlah Kepala Bidang Pada Kemenag Sulsel, Para Kepala Kemenag, Kepala Seksi Haji dan Umrah Kabupaten/Kota se Sulsel, serta sejumlah pejabat lintas sektoral yang terlibat sebagai PPIH, seperti Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, Angkasa Pura, Dinas Perhubungan dan lainnya. (*)

