Asmo Sulsel Edukasi Mahasiswa Universitas Bosowa, Instruktur Safety Riding Wanita Berbagi Tips #Cari_Aman

Asmo Sulsel Edukasi Mahasiswa Universitas Bosowa, Instruktur Safety Riding Wanita Berbagi Tips #Cari_Aman

MAKASSAR, UPEKS– Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) sebagai bentuk komitmen dalam mengampanyekan budaya #Cari_Aman. Kali ini, edukasi diberikan kepada kurang lebih 40 mahasiswa Jurusan Bahasa Mandarin Universitas Bosowa, Makassar, pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya keselamatan berkendara sejak dini.

Asmo Sulsel Edukasi Mahasiswa Universitas Bosowa, Instruktur Safety Riding Wanita Berbagi Tips #Cari_Aman

Bacaan Lainnya

Edukasi dipandu oleh Restu Wahdini atau yang akrab disapa Dini, instruktur safety riding wanita pertama di Asmo Sulsel. Dalam sesi tersebut, Dini membawakan materi mengenai teknik dasar berkendara yang aman, mulai dari faktor-faktor yang sering menjadi penyebab kecelakaan, pentingnya menjaga fokus saat berkendara, hingga langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan pengendara untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalan.

Selain membahas teknik berkendara, Dini juga mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar. Menurutnya, helm, jaket, celana panjang, sepatu, dan sarung tangan bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi perlindungan utama bagi pengendara apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Ia juga mengajak peserta untuk membiasakan melakukan safety check atau pemeriksaan kondisi sepeda motor sebelum digunakan agar kendaraan selalu dalam kondisi prima.

Tak kalah penting, peserta juga diberikan pemahaman mengenai etika berkendara di jalan raya. Mulai dari mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, hingga menghargai sesama pengguna jalan. Menurutnya, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga oleh sikap dan perilaku pengendara saat berada di jalan.

Dini mengatakan bahwa membangun budaya keselamatan berkendara harus dimulai dari kesadaran setiap individu, terutama di kalangan generasi muda yang memiliki mobilitas tinggi.

“Keselamatan berkendara bukan hanya tentang bagaimana kita mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan diri sebelum berkendara. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik melalui safety check, serta selalu patuhi aturan lalu lintas dan jaga jarak aman dengan pengguna jalan lainnya. Kebiasaan-kebiasaan sederhana inilah yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Dini.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa edukasi safety riding akan terus menjadi salah satu fokus utama Asmo Sulsel dalam membangun budaya berkendara yang aman di tengah masyarakat.

“Generasi muda merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi sehingga penting untuk terus diberikan pemahaman mengenai keselamatan berkendara. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas setiap kali berada di jalan,” ujar Yusticia.

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap budaya #Cari_Aman semakin melekat di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. Dengan mengedepankan pengetahuan, keterampilan, dan etika berlalu lintas, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan serta tercipta lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(jar)