Duta Anak Pangkep 2026 Disiapkan Jadi Pelopor dan Pelapor Perlindungan Anak

Duta Anak Pangkep 2026 Disiapkan Jadi Pelopor dan Pelapor Perlindungan Anak

PANGKEP, UPEKS.co.id — Pemerintah Kabupaten Pangkep kembali menggelar Pemilihan Duta Anak Tahun 2026 sebagai upaya melahirkan generasi muda yang aktif menyuarakan hak-hak anak dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Pemilhan duta anak tahun 2026 mengusung tema “Bermimpi itu Awal, Beraksi itu Bukti. Pangkep Layak Anak, Bukan Hanya Kata” ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj. Suriani, berlangsung di ruang pola setda Pangkep, Selasa (23/6/2026).

Bacaan Lainnya

Hadir Kepala DP2KBP3A Pangkep Hj. St. Nurliah Sanusi, para pimpinan OPD, orang tua finalis, perwakilan Forum Anak Sulawesi Selatan, Forum Anak Kabupaten Pangkep, serta Duta Anak dari sejumlah kabupaten tetangga.

Pemilihan duta anak ini dilaksanakan bukan sekadar seremoni, melainkan wadah strategis untuk menjaring perwakilan anak terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Pangkep ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, ajang ini bertujuan mencetak figur anak yang berkompetensi, peka terhadap isu lingkungan sekitar, serta mampu menyalurkan bakat mereka demi mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Pangkep Hj. Suriani menegaskan bahwa para finalis yang terpilih memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan, yakni menjadi Pelopor dan Pelapor (2P).

“Sebagai Duta Anak, kalian memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelopor dan pelapor. Tunjukkan bahwa anak-anak Pangkep adalah anak yang cerdas, kreatif, dan berani bersuara untuk hal-hal yang tidak benar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa mewujudkan Kabupaten Layak Anak membutuhkan sinergi dari semua elemen masyarakat.

“Penghargaan KLA bukan tujuan akhir, melainkan bagaimana seluruh pihak bisa menciptakan lingkungan yang benar-benar aman bagi tumbuh kembang anak. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi hak-hak anak secara berkelanjutan, “katanya lagi.

Mengakhiri sambutannya, Hj. Suriani memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta yang berkompetisi.

“Siapapun yang terpilih nanti, kalian semua adalah pemenang dan putra-putri terbaik kebanggaan Kabupaten Pangkep,” pungkasnya.

Kepala DP2KBP3A Pangkep, Hj. St. Nurliah Sanusi, menjelaskan bahwa pemilihan duta anak dilaksanakan setiap tahun.

“Tahun ini terdapat 14 anak yang berhasil melaju hingga ke babak grand final, dan nantinya akan terpilih dua pasang yang akan mewakili Kabupaten Pangkep ke tingkat Provinsi, “ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tujuan utama dari pemilihan ini adalah melahirkan agen perubahan yang nyata di tengah masyarakat. Pihaknya berharap besar agar para finalis ini mampu mengimplementasikan peran mereka sebagai Pelopor dan Pelapor (2P), khususnya dalam gerakan perlindungan anak.

“Kami harapkan anak-anak inilah yang menjadi pelopor dan pelapor untuk kegiatan perlindungan anak. Mereka diharapkan bisa menjadi contoh atau role model bagi teman-teman sebayanya, seperti mengampanyekan anti narkoba, anti rokok, anti kekerasan, serta berani melaporkan jika melihat hal-hal negatif terjadi di sekitarnya. Sehingga remaja kita bisa menjadi generasi penerus yang membanggakan,” tambahnya. (Sah)