393 Jemaah Haji Kloter 09 Pulang Utuh

393 Jemaah Haji Kloter 09 Pulang Utuh

Makassar, Upeks.co.id — Mereka pulang lengkap. Tidak ada yang tertinggal. Tidak ada yang berkurang. Sebanyak 393 jemaah haji Kloter 09 UPG tiba di Makassar dengan selamat. Di balik kepulangan itu, ada kerja panjang para petugas yang menjaga, mendampingi, dan memastikan setiap jemaah kembali ke rumahnya.

Sebanyak 393 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 09 UPG Debarkasi Makassar tiba di Tanah Air dalam keadaan utuh, Senin (8/6/2026).

Bacaan Lainnya

Pesawat yang membawa rombongan jemaah asal Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone itu mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 09.52 WITA. Delapan menit lebih cepat dari jadwal.

Kloter 09 terdiri atas 341 jemaah asal Kabupaten Gowa, 44 jemaah asal Kabupaten Bone, satu jemaah asal Kota Makassar, dan satu jemaah mutasi dari Maluku. Mereka didampingi enam petugas kloter yang bertugas sejak keberangkatan hingga pemulangan.

Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyebut kepulangan jemaah secara utuh bukanlah hal yang terjadi begitu saja.

Menurutnya, ada kerja panjang yang dilakukan para petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu selama proses ibadah haji berlangsung.

“Alhamdulillah kami menerima laporan bahwa jemaah Kloter 09 kembali dalam keadaan utuh. Ini adalah hasil kerja keras para petugas yang mendampingi jemaah sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air,” kata Ikbal.

Bagi Ikbal, pelayanan haji bukan sekadar soal pesawat, hotel, atau transportasi. Pelayanan haji juga soal perhatian. Soal kesabaran. Soal menemani jemaah yang lanjut usia dan mereka yang membutuhkan bantuan khusus.

Setibanya di Asrama Haji Makassar, Ikbal sempat berbincang langsung dengan sejumlah jemaah. Ia bertanya tentang hotel, makanan, transportasi, hingga pelayanan petugas selama berada di Arab Saudi.

Jawaban yang diterimanya hampir sama. Mereka mengaku puas.

“Alhamdulillah mereka menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan. Ini menunjukkan kerja-kerja kemanusiaan para petugas berjalan dengan baik,” ujarnya.

Mantan Kepala Asrama Haji Makassar itu mengatakan keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya ditopang petugas di lapangan. Ada kerja bersama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga berbagai unsur pendukung lainnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan Pemerintah Kabupaten Bone yang mendukung proses administrasi serta transportasi jemaah sejak keberangkatan hingga pemulangan.

Di hadapan para jemaah, Ikbal mengingatkan bahwa perjalanan haji belum benar-benar selesai saat kaki kembali menginjak kampung halaman.

Menurutnya, tanda haji mabrur terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

“Haji mabrur ditandai dengan suka berbagi, membantu sesama, menjaga lisan, dan membawa kedamaian di lingkungan masing-masing. Setelah pulang haji harus ada perubahan menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Prosesi penyerahan jemaah dilakukan langsung oleh Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, H. Alim Bachri.

Data PPIH mencatat jemaah termuda Kloter 09 adalah Titin Aryanti Putri B yang berusia 21 tahun. Sementara jemaah tertua adalah Sarani Kube yang berusia 86 tahun. Keduanya berasal dari Kabupaten Gowa.

Mereka berangkat bersama. Mereka kembali bersama. Dan bagi keluarga yang menunggu di rumah, itulah kabar terbaik hari ini.(rls)