MAKASSAR, Upeks – Sulawesi Education dan Techno Expo (SETE) 2026 resmi dibuka di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, Selasa, 27 Januari 2026.
Pameran pendidikan tahunan yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX ini memasuki penyelenggaraan ke-17.
SETE 2026 mengangkat tema “Mewujudkan Pendidikan Tinggi Berkualitas Sains dan Teknologi yang Maju, serta Inovasi yang Berdampak bagi Kemajuan Bangsa” ini berlangsung hingga 29 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi perguruan tinggi dan lembaga pelatihan untuk memperkenalkan program unggulan kepada calon mahasiswa dan masyarakat.
Puluhan perguruan tinggi ambil bagian, termasuk Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar yang kembali berpartisipasi secara konsisten sejak awal penyelenggaraan expo.
Kehadiran Unsa disebut sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di kawasan Sulawesi.
Rektor Unsa Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., mengatakan pameran ini menjadi momentum penting menjelang penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat dengan calon mahasiswa, memperkenalkan program studi, fasilitas, serta peluang pengembangan akademik dan nonakademik yang tersedia di Unsa Makassar,” ujarnya.
Melalui SETE 2026, pihaknya berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, inovatif, serta siap bersaing di era sains dan teknologi
Ketua Panitia SETE 2026 dari Unsa Makassar, Arhy Wibowo, S.Pd., M.Pd., menjelaskan pihaknya menghadirkan undian berhadiah bagi para pelajar yang berkunjung ke stan Unsa sebagai bentuk apresiasi sekaligus daya tarik bagi pengunjung.
“Melalui SETE 2026, penyelenggara berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, inovatif, serta siap bersaing di era sains dan teknologi,” tutur dia.
SETE 2026 tak hanya menghadirkan pameran pendidikan, tetapi juga diramaikan beragam kompetisi kreatif.
Mulai dari lomba tari kreasi, Indieschool Band tingkat SMA/SMK/MA, hingga Vlog Competition terbuka untuk umum.
Sebagai informasi juga, sekitar 50 sekolah tingkat SLTA dari Makassar, Gowa, dan Maros turut ambil bagian pada kegiatan tersebut. (mim)

