Gowa, Upeks– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Gowa. Salah satu siswinya, Salwa Salsabila, yang akrab disapa Salu, berhasil terpilih sebagai peserta Asia World Model United Nations (AWMUN) 2025 yang diselenggarakan di Bali pada 17–20 Oktober 2025.
Kegiatan bergengsi tingkat internasional ini mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk berperan sebagai delegasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi dan berdebat tentang isu-isu global, serta merumuskan solusi bersama melalui simulasi sidang PBB.
AWMUN bertujuan menumbuhkan kemampuan diplomasi, kepemimpinan, berpikir kritis, negosiasi, dan public speaking bagi generasi muda dunia. Kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran lintas budaya melalui berbagai agenda, seperti Opening Ceremony, Committee Sessions, Cultural Night, dan City Tour.
Kepala MAN IC Gowa, Burhanuddin, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas keterlibatan siswinya dalam ajang internasional tersebut. Ia menilai keikutsertaan Salwa sebagai bentuk nyata dari kualitas dan karakter unggul yang dibangun di lingkungan madrasah.
“Partisipasi Salwa dalam AWMUN merupakan bukti bahwa siswa madrasah memiliki kapasitas global dan daya saing intelektual yang tinggi. Madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang tumbuhnya calon pemimpin dunia yang berpikir kritis, berkarakter, dan berwawasan kemanusiaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah yang dikenal visioner dan berwawasan global ini menekankan pentingnya penguatan kompetensi siswa dalam diplomasi dan komunikasi internasional sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Ia berharap keikutsertaan Salwa dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lain untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani tampil di level dunia.
Sementara itu, Salwa Salsabila, siswi kelas XI.A ini mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari forum internasional tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa mewakili madrasah dan Indonesia dalam AWMUN. Melalui kegiatan ini, saya belajar banyak tentang cara berpikir global, berdiplomasi, dan menghargai perbedaan. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk berkontribusi lebih luas bagi masyarakat,” tutur Salu, sapaan akrabnya.
Keikutsertaan Salwa dalam AWMUN 2025 menjadi salah satu pencapaian yang memperkuat posisi MAN Insan Cendekia Gowa sebagai madrasah berkelas dunia yang berkomitmen melahirkan generasi cendekia berakhlak mulia dan berdaya saing internasional.(rls)

