GOWA, UPEKS.Co.id– Sejumlah dosen berkolaborasi berasal dari beberapa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Penguatan Kapasitas Pelembagaan BumDes Desa Timbuseng, Kabupaten Gowa.
Kegiatan ini merupakan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan teknologi tahun anggaran 2025.
Kegiatan ini termasuk kategori Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diketuai Dr. St. Hatidja,S.E.,M.Pd, dosen STIE AMKOP Makassar dengan anggota tim Anny Suryani,S.E.,M.Ak, dosen STIE AMKOP Makassar dan Dr. Ir. Lina Mariana,S.Sos.,S.T.,M.M, dosen asal Politeknik LP3I Makassar serta melibatkan mahasiswa STIE AMKOP Makassar.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 13 September 2025 di Desa Timbuseng dengan Mitra adalah Bumdesa Semesta Mandiri Bersama Timbuseng.
Pembukaan kegiatan dilakukan Sekretaris Desa, H. Rabakking, S.E. dan juga Ketua Bumdes SMB Timbuseng adalah Ikbal,S.E.,M.M.
Ada beberapa program kegiatan yang dilakukan yaitu pelatihan dan pendampingan penyusunan Bisnis Plan, manajemen usaha, pelatihan dan pendampingan pembukuan serta pelatihan dan pendampingan manajemen pemasaran.
Dr St Hatidja,S.E.,M.Pd yang juga selaku Ketua Tim dan juga selaku Wakil Ketua I STIE AMKOP Makassar mengatakan bahwa mitra sasaran kegiatan adalah Pengurus Bumdes dan anggota masyarakat.
Sehingga harapan setelah kegiatan PKM ini berakhir mitra meningkat secara pengetahuan dan juga mampu meningkatkan kapasitas usaha sehingga memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli desa.
Kegiatan pertama yang dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan penyusunan Business Plan. Dr. St. Hatidja,S.E.,M.Pd selaku ketua PKM memberikan pendampingan menyusun deskripsi bisnis, melakukan Riset Pasar dan Kompetitor. Bumdes sebelum menentukan unit bisnis, harus melakukan riset pasar dan juga melihat siapa kompetitor usahanya.
Dr. Ir. Lina Mariana,S.Sos.,S.T.,M.M juga memberikan materi bagaimana melakukan analisis SWOT terhadap bisnis yang akan dijalankan.
Analisis SWOT penting karena memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi usaha saat ini dan arah pengembangannya ke depan. Dengan memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, penyusunan rencana bisnis dapat dilakukan secara lebih tepat, efektif, dan berkelanjutan.
Anny Suryani,S.E,M.Ak sebagai dosen akuntansi memberikan materi “ Cara Menyusun Budgeting Unit Usaha”. (rls)

