PLN UIP3B Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulsel untuk Jamin Keandalan Pasokan Listrik di Sulawesi Selatan

PLN UIP3B Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulsel untuk Jamin Keandalan Pasokan Listrik di Sulawesi Selatan

Makassar, Upeks.co.id — Dalam rangka memperkuat sinergi dan memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Selatan, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengaturan Beban (UIP3B) Sulawesi yang baru, Fermi Trafianto, melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Pertemuan ini berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Audiensi ini menjadi langkah awal strategis PLN UIP3B Sulawesi dalam menjalin forum silaturahmi dan kolaborasi yang lebih erat antara PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sulsel menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung upaya PLN dalam memastikan ketersediaan energi yang andal dan merata, terutama dalam mendukung pertumbuhan kawasan industri, sektor pertanian terpadu, dan pembangunan infrastruktur publik.
“Kami menyambut baik kontribusi PLN khususnya dalam hal penyediaan energi listrik untuk provinsi Sulawesi Selatan. Harapan kami, sinergi ini terus diperkuat untuk mendorong percepatan pembangunan dan memastikan masyarakat serta pelaku usaha mendapatkan layanan kelistrikan yang berkualitas,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Menanggapi hal tersebut, GM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya melalui pengelolaan Sistem Kelistrikan Sulbagsel yang menjadi tulang punggung pasokan listrik di kawasan selatan Pulau Sulawesi.
“Sistem Sulbagsel saat ini memiliki cadangan daya yang cukup untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan energi di Sulawesi Selatan. Tercatat, beban puncak (peak load) mencapai 1.937,67 MW, dengan daya mampu pasok bersih (nett capacity) sebesar 2.848,99 MW, sehingga terdapat cadangan daya (reserve margin) sebesar 911,32 MW. Ini menjadi peluang besar bagi PLN dan Pemprov Sulsel untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi melalui jaminan pasokan listrik yang andal,” jelas Fermi.

PLN juga terus melakukan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan, seperti pengembangan jaringan transmisi dan Gardu Induk di kawasan strategis, serta peningkatan keandalan sistem proteksi dan digitalisasi jaringan. Selain itu, koordinasi rutin dengan pemerintah daerah dinilai krusial dalam mempercepat proses legalisasi aset, perizinan jaringan, serta dukungan sosial di lapangan.

Sinergi lintas unit di internal PLN juga menjadi kunci dalam menjawab tantangan ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan, termasuk mengantisipasi lonjakan beban listrik di masa mendatang serta menghadirkan layanan pelanggan yang semakin andal, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebagai bentuk nyata kolaborasi dan kekuatan sinergi, turut hadir dalam kesempatan ini jajaran pimpinan dari tiga Unit Induk PLN yang beroperasi di Sulawesi Selatan, yakni PLN UIP3B Sulawesi, Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar, dan Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi. (*)

Pos terkait