SURABAYA, UPEKS.co.id — Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, gelar Benchmarking di Yayasan Orbit Nusantara, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (24/5/2025).
Benchmarking Mahasiswa Program Pascasarjana Kesehatan UPRI dengan tema “Belajar Model Inovasi Pemberdayaan Masyarakat”, diterima langsung oleh Koordinator Program Yayasan Orbit Nusantara, Nur Yasin.
Dalam kegiatan ini, ikut hadir Dekan Fakultas Kesehatan (Fakes) UPRI Makassar, Erni Kadir SKM, Adm. Kes dan Kepala Program Studi (Kaprodi) Pascasarjana Kesehatan Masyarakat (Kesmas) UPRI Makassar, Dr. Harnia, SKM, M.Kes.
Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Dr. H. Rivai Mana, M.Si, mewakili Rektor UPRI Makassar mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin akademik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat.
“Hal ini dikembangkan sebagai salah satu ciri utama kompetensi inti mahasiswa magister kesehatan masyarakat, yakni kompetensi pemberdayaan masyarakat, “beber Dr. Rivai.
Selain itu, kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kompetensi Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat. Sehingga diperlukan kegiatan yang memperluas pemahaman terhadap praktik terbaik (best practices) di institusi lain, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kegiatan Benchmarking merupakan salah satu strategi yang efektif untuk membandingkan dan mempelajari praktik-praktik unggul dalam pengelolaan pemberdayaan masyarakat. Baik yang dilakukan oleh lembaga pemerintah maupun lembaga non pemerintah, dalam hal ini pada yayasan Orbit Nusantara Surabaya, “ucapnya.
Dijelaskan Dr. Rivai, kegiatan ini tujuannya umumnya adalah bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Sedang tujuan khususnya kata Dr. Rivai, meliputi mengetahui praktik terbaik pengelolaan program pemberdayaan masyarakat di lembaga tujuan.
“Termasuk meningkatkan jejaring antar mahasiswa dan institusi, mengidentifikasi peluang kolaborasi akademik dan pemberdayaan masyarakat, memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa dalam konteks pemberdayaan masyarakat oleh lembaga atau institusi, “jelasnya.(Jay)


