BTN Makassar Fasilitasi Wartawan Miliki Rumah Subsidi

BTN Makassar Fasilitasi Wartawan Miliki Rumah Subsidi

Makassar, Upeks – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Makassar menyatakan komitmennya mendukung penuh program rumah subsidi yang kini menyasar kalangan wartawan.

Langkah ini merupakan bagian dari program nasional 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Bacaan Lainnya

Program yang secara simbolis diluncurkan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, juga disaksikan secara virtual oleh para jurnalis dari Kantor BTN Cabang Makassar, Selasa (6/5).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gaffar.

CLU Head Subsidi BTN Makassar, Teguh Ikrawansyah, menegaskan kesiapan BTN untuk memfasilitasi wartawan dalam mendapatkan hunian layak melalui skema subsidi.

“Ini bagian dari program besar Presiden, dan kami di BTN siap menyukseskan, termasuk mendampingi wartawan yang ingin memiliki rumah sendiri,” ujar Teguh.

Program ini tidak membatasi kuota berdasarkan wilayah, melainkan berlaku secara nasional dengan prinsip “siapa cepat dia dapat”. Dari target awal 1.000 unit rumah subsidi untuk wartawan, pemerintah membuka peluang peningkatan hingga 3.000 unit, seiring animo yang terus tumbuh dari kalangan media.

Menurut Teguh, syarat untuk mengakses program ini relatif mudah, yakni melampirkan dokumen standar seperti KTP, NPWP, surat keterangan bekerja, surat nikah, serta bukti afiliasi dengan organisasi kewartawanan.

BTN juga telah menjalin komunikasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk mempermudah proses administrasi.

“Kami ingin program ini benar-benar menyentuh kebutuhan jurnalis di lapangan. BTN siap mendampingi dari proses awal hingga realisasi akad kredit,” ujarnya.

Langkah BTN ini sejalan dengan misi inklusi keuangan serta pemerataan akses kepemilikan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja media yang selama ini turut berkontribusi dalam penyebaran informasi pembangunan nasional. (Mimi)