MAKASSAR, UPEKS— Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
ARA pun berterimakasih pada Wali Kota Makassar karena telah dipercayakan menjadi Plt Direktur Utama PD Parkir. Ia menegaskan bahwa jabatan barunya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
ARA mengungkapkan bahwa prioritas terdekat adalah mendorong pengesahan Perda baru tentang pengelolaan parkir oleh DPRD. Tanpa dasar hukum yang kuat, ARA menilai mustahil berbicara soal pendapatan atau dividen dari sektor parkir.
Selain itu, ia berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) PD Parkir yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Tata Ruang, hingga TPU. Satgas ini bertugas menangani penertiban dan menekan kesemrawutan perparkiran yang masih menjadi masalah besar di kota Makassar.
“Ini harus kita antisipasi. Ada pola-pola yang akan kita lakukan ke depan, kerjasama Di lokasi area parkir. Jadi kita gak mau jukir setor setiap hari agak susah. Mending kita kerjasamakan selama 3 bulan ke depan yang dia harus bayar lebih awal,” tambahnya.
Dengan pengalaman 15 tahun sebagai anggota DPRD Makassar, termasuk 10 tahun sebagai pimpinan dan koordinator Badan Anggaran, ARA merasa telah memahami secara menyeluruh sistem pemerintahan kota dan berbagai persoalan BUMD.
Meski begitu, ARA mengakui bahwa PD Parkir adalah tantangan terberat di antara Perumda lain. “Kalau air (PDAM) tutup keran selesai. Kalau PD Pasar kan spot-spot aja kan. Tapi kalau PD Parkir kan satu kota Makassar. Ada premannya, ada oknum, aparat macam-macam lah,” ujarnya.
Ia pun berharap dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Wali Kota Makassar, institusi TNI-Polri, dan OPD terkait. “Ya, mungkin-mungkin saja Pak Wali Kota melihat saya bisa mengatasi itu. Tapi saya tidak bisa mengatasi sendiri,” ujarnya.
“Harus ada support dan dukungan Bapak Wali Kota, TNI Polri Harus bersama kita Kalau tidak, susah. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Dinas Tata Ruang, Dinas PU Soal area-area parkir. Ya karena saya 15 tahun DPR Saya tahu sinergitas itu harus jalan. Kalau tidak jalan, tidak disupport, percuma,” tutupnya. (jir)

