Ketua FPMST Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

Ketua FPMST Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

SINJAI, UPEKS.co.id – Ketua umum Front Pemuda dan Mahasiswa Sinjai Tengah ( FPMST ) mengajak masyarakat Kabupaten Sinjai, Kecamatan Sinjai Tengah, Provinsi Sulawesi Selatan untuk menghindari dan menolak politik uang, dalam pemilihan serentak 20224.

Menurut Muh Zulfikar, gerakan moral dan sosial ini berangkat dari rasa prihatin, kekhawatiran, dan bentuk kasih sayang kepada publik dan masyarakat ditingkat Kabupaten Sinjai terkhususnya di Kecamatan Sinjai Tengah. Ia tak ingin even politik dikotori oleh politik uang yang akan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Politik uang, seolah membutakan hal-hal yang bernilai, karena akan melenyapkan pandangan terhadap kapasitas, kesungguhan kinerja, kebaikan akhlak, maupun aspek lainnya dari sang calon baik itu Caleg Kab/Kota, Caleg Provinsi maupun Caleg DPR RI, yang lebih parahnya bila anggapan masyarakat  berubah terkait pencalekan dimana yang punya uang yang jadi anggota DPRD, dengan tidak melihat kapasitas, kesungguhannya dalam melakukan pembangunan, ” ujarnya.

Selain itu,menurut fikar, terjadinya praktik uang di pemilu serentak 2024 sangat beresiko tinggi terhadap masyarakat nantinya, para caleg DPRD hingga DPR RI yang terpilih karena bantuan politik uang dikhwatirkan akan bermain-main dalam program pembangunan.

“Hal seperti ini sangatlah buruk akan berdampak besar kedepannya bagi pembangunan di Kabupaten Sinjai terkhususnya di Kecamatan Sinjai Tengah, sebab akan ada permainan dalam pembangunan mengunakan APBD Kabupaten Sinjai,” lanjut Fikar.

Muh.Zulfikar selaku Ketua FPMST mengajak semua pihak ikut serta mengawasi jalannya pemilu serentak terkhususnya di Kab. Sinjai, Kecamatan Sinjai Tengah.

Ia juga meminta bagi tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat secara luas harus berani melawan politik uang dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Pasal hukumnya sudah ada tentang politik uang, tentang suap menyuap Jadi semua lapisan masyarakat harus terlibat mengawasi. Jika ada yang melakukan money politik harus dilawan, karena itu akan berpengaruh terhadap pembangunan di Kabupaten Sinjai kedepannya,” tutupnya. (Awl)