Program Aspirasi Muhammad Fauzi di Desa Sukaraya Sudah Mencapai Nilai Rp1,5 Miliar

Program Aspirasi Muhammad Fauzi di Desa Sukaraya Sudah Mencapai Nilai Rp1,5 Miliar

LUWU UTARA, UPEKS.co.id — Selama berada di Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi sudah membawa program senilai Rp1,5 miliar ke Desa Sukaraya, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sukaraya Ikhsan Amiruddin saat Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar, Muhammad Fauzi menggelar reses di Sukaraya, Kamis (28/12/2023)

Bacaan Lainnya
 

“Di Sukaraya ini ada lima jenis program aspirasi dari Muhammad Fauzi. Program Percepatan  Peningkatan Tata  Guna Air  irigasi  (P3-TGAI), BSPS atau bedah rumah. Rumah yang dibedah ada 8 unit, program lainya itu Sanimas, TPS3R untuk pengelolaan sampah dan hari ini kami kembali mendapatkan bantuan Bumdes senilai Rp 75 juta,” ungkap Ikhsan Amiruddin.

“Kalau ditotal dari lima jenis program aspirasi bapak Muhammad Fauzi yang masuk di Desa Sukaraya ini nilainya Rp 1,5 miliar, nilai itu tiga kali lipat dari anggaran ADD kami yang diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur ” sambung Ikhsan.

Sementara itu Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar, Muhammad Fauzi menyampaikan apa yang dinikmati masyarakat Desa Sukaraya ini adalah buah dari pesta demokrasi.

” Saya sering sampaikan pesta demokrasi harus menjadi momentum untuk kepentingan pembangunan daerah kita. Ini penting nya ada keterwakilan kita di pusat. Jelang pemilu 14 Februari 2024 mendatang silahkan masyarakat menilai dengan baik setiap calon yang ada, siapa yang dianggap bisa bisa memperjuangkan pembangunan daerah kita ” jelas Muhammad Fauzi.

Fauzi menambahkan, negara menyelenggarakan pemilu salah satunya bertujuan agar para wakil-wakil rakyat yang nantinya menduduki kursi baik di eksekutif maupun legislatif benar-benar dipilih oleh rakyat, berasal dari rakyat dan akan bekerja untuk kepentingan rakyat.

” Saya berdiri disini dan bisa berbuat seperti ini karena dipilih oleh rakyat jadi sudah seharusnya saya bekerja untuk kepentingan masyarakat. Saya sampaikan program yang saya bawa bukan untuk menyombongkan diri, akan tetapi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat yang sudah memilih atau mengamanahkan saya sebagai wakilnya di senayan,” tegas suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani itu.

” Salah satu alasan saya menempatkan banyak program di Luwu Utara karena memang 75 persen pemilih saya dari Luwu Utara, jadi wajar saja saya melakukan itu, bukan karena istri saya bupati Luwu Utara” tutup Fauzi. (mah)