Satpol PP Tertibkan Siswa Yang Berkeliaran Saat Jam Pelajaran

Satpol PP Tertibkan Siswa Yang Berkeliaran Saat Jam Pelajaran

ENREKANG,UPEKS.co.id— Sehubungan dengan laporan masyarakat terkait banyaknya anak sekolah yang berkeliaran pada saat jam pelajaran berlangsung sehingga menimbulkan keresahan masyarakat dan berpotensi menganggu Kamtibmas diwilayah Kabupaten Enrekang maka Bupati Enrekang mengeluarkan Surat Edaran dengan nomor: 338/1780/Setda/2023 Tentang Penertiban Anak Sekolah.

Dalam surat edaran tersebut Bupati meminta para Kepala Sekolah SD/SMP/SMA sederajat agar mendukung kegiatan penertiban yang dilaksanakan oleh Satuan Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Enrekang untuk melakukan penertiban di 12 Kecamatan di Kabupaten Enrekang.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dipimpin langsung Kasatpol PP H. Burhanuddin dengan mengerahkan 30 orang pasukan Pol PP.

Kasatpol PP, Burhanuddin mengatakan pihaknya melakukan penertiban ini berdasarkan surat edaran Bupati dan menanggapi laporan masyarakat tentang hal tersebut.

” Jadi kami sudah bergerak di beberapa Kecamatan dan hari ini kami berada di Kecamatan Baraka untuk melakukan penertiban. Karena mereka yang didapati berkeliaran di jam sekolah itu banyak sekali alasannya. Bahkan ada siswa dari luar Kecamatan Baraka yang bolos sampai disini”. Ujar orang yang akrab disapa Pak Bur ini.

Kebanyakan anak sekolah ini didapati nongkrong di warung, di kolong rumah warga dan ditempat tongkrongan lainnya dengan berbagai alasan saat mereka tertangkap tangan sedang boloscoleh Satpol PP.

Kasatpol PP menjelaskan mereka ada yang tak sampai disekolah, ada yang bolos dengan memanjat dinding tembok, ada yang saat keluar main mereka tidak lagi kembali ke sekolah.

” Kami melakukan penertiban dan untuk peringatan pertama kami masih memberikan kebijaksanaan diantar ke sekolah masing-masing. Tapi jika masih melakukan pelanggaran yang sama maka kami tidak toleransi lagi. Kami akan bawa ke kantor dan memanggil orang tuanya untuk diberikan pengarahan dan membuat surat pernyataan”. Tegas mantan Kepala DP3A Enrekang ini.

Bahkan dibeberapa sekolah penerapan disiplin sudah mulai dilakukan tanpa kompromi. Semisal di SMA 5 Baraka, jika pihaknya menemukan siswa bolos maka akan dibuatkan surat pernyataan jika mengulangi lagi akan dikeluarkan dari sekolah dan disuruh mencari sekolah yang lebih baik.

Dalam penertiban tersebut, Petugas Pol PP menemukan rokok dan korek gas dalam tas mereka. Namun Petugas tidak menemukan benda lain yang mungkin saja membahayakan diri mereka seperti narkoba dan sebagainya. (Sry)