Jembatan Nelayan Desa Tanjung Manis Dikerja sesuai RAB, TPK: Kayu Ulin Lebih Kuat dari Pondasi

Jembatan Nelayan Desa Tanjung Manis Dikerja sesuai RAB, TPK: Kayu Ulin Lebih Kuat dari Pondasi

Kutim,Upeks.co.id– Pembangunan jembatan nelayan tahun 2021 di RT. 3 Dusun 1, Desa Tanjung Manis, Kecamatan Sangkuliran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), telah rampung dan kini sudah dinikmati warga setempat.

Anggara pembangunan jembatan nelayan yang baru itu untuk mengganti jembatan lama yang mulai rusak ini bersumber dari Dana Desa Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Tanjung Manis tahun 2021 senilai Rp58 juta.

Bacaan Lainnya

Proses pembangunan jembatan nelayan inipun berasal dari hasil musyarawah perangkat desa dengan tokoh masyarakat dan warga setempat. Setelah diputuskan dalam forum, maka

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Tanjung Manis mulai menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Jembatan ini memang disepakati dalam musyawarah tidak menggunakan pondasi di RAB nya. Karena secara teknis, memang kita melihat kondisi lokasi proyek tidak bisa menggunakan pondasi karena di pinggir sungai. Tidak bakalan kuat itu bangunan pondasinya,” jelas Amad Ukau selaku TPK Desa Tanjung Manis,

via telepon seluler, Senin (7/3/2022).

Sehingga, kata dia, pihaknya menggunakan kayu Ulin untuk tiang pancangnya, sebagai pengganti pondasi. Karena kayu Ulin memiliki daya tahan yang bagus, kekuatan yang dimilikinya berada pada tingkat kuat satu dan keawetannya nomor satu juga.

“Selain tahan terhadap rayap, kayu Ulin juga tahan terhadap perubahan suhu, cuaca, kelembapan, dan air laut. Ketahanannya yang kuat tersebut menjadikan kayu besi ini mampu bertahan hingga ratusan tahun,” terangnya.

Amad mengatakan, jembatan nelayan tersebut memiliki lebar dua meter dengan panjang 50 meter, tingginya tidak tercantum dalam draf karena mengikuti jembatan lama.

“Pembangunan jembatan nelayan ini untuk memberikan kemudahan aktifitas warga masyarakat Tanjung Manis dan para nelayan yang akan melaut. Saya selaku tokoh masyarakat dan TPK sangat mengapresiasi kepemimpinan Amad Jais. Md selaku Kepala Desa (Kades) Tanjung Manis. Karena selama dua periode menjabat Kades, beliau sangat memperhatikan nelayan dan petani di Desa Tanjung Manis,” katanya. (rif)