BANTAENG, UPEKS.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng Bekerjasa dengan KOMPAK Sul Sel Menggelar Bimbingan Teknis DMD/K (Data Monografi Desa/Kelurahan) – Bagi 41 Desa – 21 Kelurahan dan 8 Kecamatan se Kab.Bantaeng.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 100 orang peserta dari semua Desa, Kelurahan dan Kecamatan se Kabupaten Bantang,berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 8 hingga 10 Desember 2021 di Hotel Ahriani Bantaeng.
Bimtek ini dibuka oleh Penjabat Sekda Bantaeng Abdul Wahab,SE.M.Si.Dihadiri juga dari Kementerian PPN / Bappenas : Dinar Dana Kharisma, SE, MALD, MA, PhD, dan Bapak Radith dan tenaga ahli Kompak dari Jakarta Bapak Heru.
Sarwansa KVSC (Kecamatan and Villages Strengthening Coordinator) KOMPAK mengatakan Tujuan kegiatan ini adalah Meningkatan kapasitas pengguna DMD/K di kabupaten, dalam rangka mendukung ujicoba program DMD/K.
Selain itu,juga Memberikan peningkatan pemahaman akan data dan pemanfaatan DMD/K untuk mendukung perencanaan di desa maupun kelurahan,jelasnya.
Lanjut kata dia,Digital Monografi Desa (DMD) adalah merupakan bagian dari pelaksanaan Perpres Nomor 86 Tahun 2020 tentang Rencana Kerja Pemerintah tahun 2021 yang mengamanahkan adanya Pengembangan Registrasi Sosial Ekonomi yang mencakup informasi sosial ekonomi 100 persen penduduk.
DMD disajikan dalam Aplikasi Sepakat Desa menyajikan data Makro berskala Desa yang meliputi analisis potensi sumberdaya, penduduk, kemiskinan dan lain lain yang bermanfaat untuk memetakan keadaan desa sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan dan anggaran di Desa serta dipergunakan untuk penargetan program perlindungan sosial. Bagi Pemerintah Desa, Optimalisasi pemanfaatan DMD akan berkontribusi pada efektifitas penggunaan anggaran Desa baik yang bersumber DD, ADD dan PAD.
Selain itu dengan peta keadaan desa ini pemerintah desa dapat mengambil kebijakan – kebijakan yang lebih inovatif dan tepat sasaran,tuturnya.
Ditambahkan,Tenaga pelatih dalam Bimtek ini adalah dari tenaga ahli lokal yang telah dilatih DMD/K pada september lalu antara lain Indra Wahyudi Rahmat,S.STP MM dari Bappeda Bantaeng dan Andi Shernylia Maladevi dari SLRT Sipakatau serta Aldi Alfianto, Irwansyah Putra,S.Sos, Sri Marwati, S.Tr.Sos dari Dinas sosial Bantaeng.
Hal senada juga disampaikan Provincial Manager Kompak, Ahmar Djalil bahwa Bimtek sebelumnya dilaksanakan pada September 2021 diikuti oleh 5 Desa, dan pada Bimtek saat ini untuk 41 Desa, 21 Kelurahan dan 8 Kecamatan dan OPD terkait.
Sementara itu,dalam sambutannya Penjabat Sekda Bantaeng Abdul Wahab menyampaikan Apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka mendukung program Pemkab Bantaeng”BANTAENG SATU DATA” Dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran,baik di Kabupaten maupun di Desa diperlukan data yang satu dan akurat.
Bisa dibayangkan bila dokumen dokumen yang ada di Pemkab bila tidak di digitalisasi, jumlahnya sangat banyak dan bisa bergudang-gudang. dengan adanya pelatihan ini semua data bisa di digitalisasi dari level desa/kelurahan maupun dashboard yang ada di Kecamatan dan Kabupaten.
Dinar Dana Kharisma, SE, MALD, MA, PhD dari Bappenas mengatakan banyak daerah yang mempunyai komitmen, namun Kabupaten Bantaeng kelebihannya adalah Komitmen yang tidak pernah putus dan terjaga terus.
Tingginya komitmen tersebut mendorong Bappenas untuk memprioritaskan DMD/K ini pada semua desa dan kelurahan.Ada 10 Kabupaten diujicobakan DMD/K seluruh Indonesia dan masing masing sekitar 5 desa ujicoba, hanya kabupaten Bantaeng diujicobakan pada semua desa / Kelurahan dan Kecamatan.

