Begini Pengakuan Saksi Soal Pengunjung Warkop di Parepare yang Meninggal, Ini Ditemukan Polisi

  • Whatsapp
Begini Pengakuan Saksi Soal Pengunjung Warkop di Parepare yang Meninggal, Ini Ditemukan Polisi

PAREPARE, UPEKS.co.id — Warung Kopi (Warkop) yang terletak di Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, dikejutkan meninggalnya seorang pengunjung yang berada di meja 03.

Pengunjung yang meninggal itu inisial MR, merupakan warga Jalan Kijang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sabtu (16/10/2021).

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu terjadi, pada Jumat kemarin sekitar pukul 14.50 WITA. Dimana sebelumnya, MR duduk satu meja dengan dua orang temannya sambil menikmati es kopi yang ia pesan. Tak berselang lama, salah seorang teman yang satu meja dengan MR keluar, kemudian MR berpindah ke tempat duduk temannya yang keluar. Karena handphone MR low bet, dia mengecas sambil memegang handphonenya. Tiba-tiba MR gemetar kemudian kejang-kejang.

“Sebelumnya itu saya bersama bertiga, teman saya keluar, dia ganti tempat duduknya karena hapenya low bet. Jadi dia sambil dia cas itu pegang hp (handphone), dia gemetar saya kira dia tersengat listrik jadi saya cabut aliran listriknya. Setelah itu, ternyata dia masih kejang-kejang jadi ditahan sebentar, jangan sampai jatuh. Ternyata dia itu langsung jatuh ke belakang,” ungkap Mikail, yang merupakan teman satu meja MR, saat ditemui usai kejadian.

Kata Mikail, pada saat sudah terjatuh ke lantai, MR masih kejang-kejang lama. Saat menghubungi Call Center 112, namun mendapat respon yang agak lama, kemudian meminta pertolongan ke rumah bersalin yang letaknya tak jauh dari tempat kejadian, namun tetap mendapat respon yang sama.

“Kita sudah mencoba minta panggilan dari Call Center, mungkin Call Center juga lagi sibuk, agak lama. Minta bantuan di Khadijah, itu juga agak lama, atau kah mungkin tidak ada, sudah dua sampai tiga orang yang kesana. Setelah kembali, Call Center datang, jadi prosesnya itu dibantu sama, masih ada nafasnya (MR) yah, jadi pas Call Center datang bantu ternyata, ada 5 menit itu (MR) sudah meninggal di tempat. Minumannya dia (MR) es kopi, gelas pertama masih setengah,” akunya.

Saat ditemui Terpisah, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Asian Sihombing, menjelaskan kronologis meninggalnya seorang pengunjung Coffee Shop, yang letaknya tak jauh dari Mapolres Parepare.

“Sekitar pukul 14.50, pengunjung atas nama MR ini berkunjung ke salah satu warkop di Parepare, tepatnya Warung Kopi “Kopi Paste”. Dimana sebelumnya ada dua rekannya (MR) sudah di warkop tersebut. Pada pukul 16.11, berdasarkan keterangan saksi, dimana pengunjung tersebut tidak sadarkan diri sehingga pihak dari Kopi Paste sendiri menghubungi pihak rumah sakit, dimana disini Call Center Parepare. Pada pukul 16.20, pihak Call Center sampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan melakukan perawatan medis,” jelasnya kepada awak media.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah minuman (Es Kopi) dan sedotan digunakan MR, yang diduga sebagai barang bukti, selain itu, sejumlah barang-barang MR juga diamankan seperti, Handphone dan dompet.

“Untuk selanjutnya mungkin akan dilakukan pemeriksaan secara laboratorium dan juga kami disini menunggu konfirmasi dari keluarga (MR), apakah akan dilakukan autopsi atau tidak ? karena itu hak dari keluarga korban (MR). Untuk sementara belum ada ditemukan penyebab kematian, karena kita butuhkan autopsi,” tandasnya.

Dari pantauan sejak sore kemarin, pihak dari Polres Parepare telah memasang garis polisi di area meja MR. Warkop tersebut terpaksa dilakukan penutupan sementara. (Ama)