PAREPARE, UPEKS.co.id — Seorang ibu rumah yang bernama Santi, nyaris jadi santapan oleh pelaku begal saat melintas di Jalan Bambu Runcing – Alle’Kalukue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sabtu (25/9/2021) sore kemarin.
Kejadian berawal saat Santi hendak mengantarkan pesanan kue di BTN Pamulang, berboncengan bersama anaknya, Minggu (26/9/2021).
Menurut pengakuan dari salah seorang saksi yang melihat langsung kejadian tersebut mengungkapkan, di mana tas milik Santi mencoba dirampas oleh pelaku. Akhirnya motor yang kendarai oleh Santi terjatuh, sampai menindih anaknya.
“Saya cuma lihat ibu-ibu ini tidak bisa menahan motornya dan akhirnya terjatuh dan motornya menindih anaknya. Saya tidak lihat jambretnya. Saya cuma perhatikan ibu ini terjatuh dan anaknya tertindih motor. Jadi saya tolong mi, dia ceritakan mi sambil menangis bahwa tadi ada yang mau jambret,” ungkap Bunda Yaya yang melihat kejadian.
Santi (korban) yang masih dalam keadaan syok, menceritakan kronologis kejadian, di mana pelaku yang tiba-tiba muncul dari arah belakang menarik paksa tas miliknya, hingga akhirnya terseret ke pinggir jalan.
“Ciri-cirinya tinggi besar, orang tua. Tidak sempat ji na ambil tasku. Cuma dia tarik terus saya tarik juga sampai saya terseret ke pinggir jalan dan jatuh. Anakku juga tertindih motor, lalu dia pergi,” bebernya.
Hal serupa juga pernah terjadi pada Mei 2021 lalu, di mana salah seorang ibu rumah tangga yang juga jadi korban kekerasan begal di Jalan Allekalukue sekitar pukul 10.00 WITA. Ia mengalami luka pada bagian wajah, lutut dan siku usai pelaku begal merampas tas miliknya. Beruntung tas miliknya tak berhasil dirampas.
Maraknya pelaku begal dinilai Parepare tidak aman, para pelaku begal kini merajalela di Parepare, seperti yang posting pengguna akun Facebook @Anto “Begal beraksi td sore di depan toko emas intisari jl.lasinrang parepare,” tulisnya di Aku Cinta Parepare. (Ai)




