MAKASSAR CITY

Rekredensialing, Fungsi FKTP Kabupaten Mamuju Utara Dioptimalkan

Rekredensialing, Fungsi FKTP Kabupaten Mamuju Utara Dioptimalkan

Mamuju Utara, Upeks.co.id – Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah pelayanan kesehatan garda terdepan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Meskipun sedang pandemi Covid-19, sebagai barisan terdepan pemberi pelayanan kesehatan, setiap FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib melalui proses seleksi kredensialing dan rekredensialing sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Mamuju Utara, Amiruddin menyatakan bahwa rekredensialing dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan dan meninjau kembali dari segi kelengkapan administrasi, seperti NPWP, Surat Izin Operasional (SIO), Surat Izin Praktik (SIP), Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA), dan Surat Ijin Praktik/Surat Ijin Kerja (SIP/SIK) serta berkas lainnya serta berkaitan dengan sarana prasarana penunjang pelayanan kesehatan, serta rekredensialing dilakukan setiap 1 tahun dan paling lambat 3 bulan sebelum masa perjanjian kontrak kerja sama dengan BPJS Kesehatan berakhir.

“Memberikan mutu pelayanan yang baik kepada peserta JKN-KIS merupakan hal yang wajib diperhatikan, sebab pelayanan kesehatan harus ditunjang dari berbagai macam aspek baik yang bersifat administrasi, pelayanan hingga komitmen untuk terus bersama menjaga mutu pelayanan prima bagi peserta JKN-KIS. Karena pada dasarnya BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik untuk peserta,” ucap Amiruddin, Selasa (24/11).

Lebih lanjut Amiruddin mengatakan, di era digitalisasi ini, seluruh fasilitas kesehatan diharapkan juga dapat memenuhi kriteria dengan menginputkan data Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Sarana yang dimiliki dalam Aplikasi Health Facilities Information System (HFIS) sebagai bank data FKTP. Sehingga, dapat ditarik penilaian fasilitas kesehatan baik dari segi administrasi dan implementasi pelayanan kesehatan.

Proses rekredensialing ini juga mendapat tanggapan positif dari seluruh FKTP yang dilakukan proses rekredensialing khusus wilayah Kabupaten Mamuju Utara termasuk oleh Pimpinan dari Klinik Polibun Kabupaten Mamuju Utara, Nasmi Khamahamsyah. Ia menuturkan bahwa rekredensialing ini sangat membantu bagi FKTP, sebab dengan adanya controlling administrasi berkas setiap tahunnya maka diharapkan FKTP sudah terintegrasi dalam memberikan mutu pelayanan prima kepada peserta JKN-KIS yang datang berobat.

“Kami akan selalu memberikan dukungan lebih atas kegiatan rekredensialing ini, sebab kami juga perlu mendapatkan penilaian dan umpan balik terkait pelayanan kesehatan yang ada di Klinik Polibun. Terutama dari segi sarana dan prasarana penunjang pelayanan, sehingga apabila terdapat yang masih kurang maka kami dapat melengkapi sesuai dengan standar mutu BPJS Kesehatan dan kami tentu berkomitmen untuk itu,” tutur Nasmi.

Sampai dengan saat ini, BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Mamuju Utara telah bekerja sama dengan 25 FKTP yang terdiri atas 15 Puskesmas, 2 dokter gigi perorangan, 2 dokter umum perorangan dan 6 klinik.(Jamkesnews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top