Covid-19 Fluktuatif, Dinkes Makassar Jaring 506 Spesimen Warga

  • Whatsapp
Covid-19 Fluktuatif, Dinkes Makassar Jaring 506 Spesimen Warga

Covid-19 Fluktuatif, Dinkes Makassar Jaring 506 Spesimen Warga

MAKASSAR, UPEKS–Tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Makassar masih fluktuatif. Hal itu mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar menggelar swab gratis di 47 puskesmas untuk menjaring data akurat penyebaran Covid-19 di Makassar.

Bacaan Lainnya

Swab yang digelar itu berhasil menjaring 506 spesimen. Hasil tersebut akan dikirim ke laboratorium untuk diuji.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Makassar, Agus Djaja Said menyampaikan, kasus Covid-19 di Kota Makassar masih fluktuatif sehingga butuh intervensi. Apalagi status pandemi saat ini sudah berubah menjadi oranye.

“Ada 506 spesimen yang kita kumpulkan, itu berasal dari 47 puskesmas yang buka layanan swab gratis. Jadi kita harap ini bisa memberi hasil yang baik,” kata Agus, Senin (16/11/2020).

Dia mengatakan, ada 1.000 VTM yang disebar di seluruh puskemas di Kota Makassar. Masing-masing puskesmas mendapat kurang lebih 21 alat.

Agus menjelaskan VTM merupakan media untuk menyimpan spesimen lendir pasien yang sudah melalui uji swab untuk dibawa ke laboratorium.

“Kita sebar 1000 VTM di 47 PKM, jadi swab test ini sampai VTM ini terpakai semua, besok (hari ini) kita lanjut lagi,” katanya.

Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang sudah kontak dengan pasien positif Covid-19 untuk datang melakukan uji swab di puskesmas terdekat. Sebab, dikuatirkan bisa menularkan orang lain jika nantinya terbukti terkonfirmasi positif.

“Jadi silahkan datang ke puskesmas karena ini gratis. Semua puskesmas buka layanan ini,” katanya.

Layanan swab gratis sebelumnya sudah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Makassar di 15 kecamatan. Tahap pertama, tercatat ada 6.093 orang yang melakukan pemeriksaan. Dari situ ada 202 orang yang terkonfirmasi positif.

Kemudian dilakukan lagi di empat kecamatan, yakni Tallo, Biringkanaya, Mamajang, dan Rappocini. Ada 746 sampel yang diperiksa. Dari sini ditemukan lagi 36 orang yang terkonfirmasi positif.

“Mereka yang positif diminta langsung melakukan isolasi mandiri,” pungkasnya. (rul-a)

Pos terkait