ANEKA

Andi Aladin, Raih Predikat Guru Besar Bidang Kimia FTI UMI

 

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Alhamdulillah, sebuah prestasi menggembirakan, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kini memiliki guru besar, yakni Prof Dr Ir Andi Aladin, MT IPM.

Andi Aladin merupakan profesor pertama di FTI UMI dan juga guru besar bidang Kimia pertama PTS di Indonesia Timur.

Pengukuhan sebagai guru besar ditandai orasi ilmiah ” Produksi Virgin Coconut Oil (VCO) Zero Limbah” berlangsung secara virtual di Auditorium Al-Jibra UMI, Sabtu (21/11/2020). Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid.

Kegiatan dihadiri Ketua Dewan Guru Besar UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly,SE, Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding, para wakil rektor, kepala lembaga se-UMI, pengurus Yayasan Wakaf UMI dan sejumlah pejabat dan akademisi yang mengikuti secara virtual.

Sebelumnya, Dekan FTI UMI,Zakir Sabara tampil bacakan biodata, Prof Dr Andi Aladin.

Dalam orasinya, Andi Aladin menyampaikan manfaat VCO. Menurutnya, sejak dahulu, minyak kelapa sudah sering dikonsumsi oleh masyarakat, namun kemudian minyak kelapa nyaris hilang dari peredaran dikarenakan adanyaperang dagang antara produsen minyak.

“Yang terdiri dari minyak jagung, minyak kedelai, minyak bunga matahari dari negara barat dengan produsenminyak kelapa yang berasal dari negara tropis,” paparnya.

“Terkesan adanya politik dagang, tersebar issu bahwa minyak kelapa tidak sehat dikonsumsi, menjadi sumber penyakit, sehingga minyak kelapa ditakuti dan dijauhi banyak orang,” ujarnya.

Pada hal kata dia, daging buah kelapa dapat diekstrak menjadi virgin coconut oil (VCO) dengan metode fermentasi alami memanfaatkan air kelapa sebagai media pemeras, ampas kelapa sebagai stabilisator suhu fermentasi dan arang dari tempurung kelapa sebagai absorben dalam proses filtrasi VCO.

“Minyak kelapa, khususnya VCO merupakan minyak tersehat untuk dikonsumsi dibanding minyak nabati lainnya berdasarkan dua parameter utama yaitu tingginya komposisi kandungan asam lemak jenis MCFA (63%) khususnya asam laurat (C12) (45-53%) dan tingginya komposisi asam lemak jenuh (saturated acid) (92%),”
jelasnya.

Dikatakan, asam laurat dalam bentuk laurin yang bersifat dwigugus fungsi mampu melarutkan membran sel lipid selaput pada virus. Konsumsi VCO termasuk potensi dapat membantu menghambat pertumbuhan virus Covid-19 (coronavirus disease 2019) di dalam tubuh.

Produksi VCO yang terintegrasi dengan pengolahan dan pemanfaatan limbahnya dapat memberikan keuntungan ganda berupa hasil penjualan produk utama VCO dan produk samping hasil olahan limbah.

“Manfaat yang tidak kalah pentingnya dalam pengolahan/pemanfaatan limbah VCO adalah mewujudkan konsep
industri Go Green, ramah lingkungan, industri zero limbah,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UMI Makassar, Prof. Dr Basri Modding dalam amanah singkatnya menandaskan, bertambahnya guru besar di lingkup UMI, pertanda jika kampus yang dipimpinnya semakin maju, mengikuti perkembangan dunia.

“Kami optimis penambahan guru besar sesuai kemajuan institusi, UMI sebagai PTS unggul terus berinovasi menghasilkan SDM dan menambah jumlah guru besar,” singkatnya. (rls).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top