11 ASN Senior Enrekang Ujian Inpassing P2UPD, Ini Harapan Muslimin Bando

  • Whatsapp
11 ASN Senior Enrekang Ujian Inpassing P2UPD, Ini Harapan Muslimin Bando

11 ASN Senior Enrekang Ujian Inpassing P2UPD, Ini Harapan Muslimin Bando

ENREKANG,UPEKS.co.id — Sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Enrekang ujian Inpassing  Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD). Ujian diselenggaran secara Virtual di Aula  Kantor Inspektorat Kabupaten Enrekang, Rabu 21 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Bupati Enrekang, Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd., berharap 11 ASN ini dapat mencapai hasil ujian yang maksimal.

Ia mengatakan, ujian Inpassing ini, bagian tindak lanjut program MCP (Monitoring for Prevention) Korsupgah  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“KPK merekomendasikan kita menyiapkan kebutuhan APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah ) yang terdiri  dari auditor dan P2UPD. Sehingga kita butuh cukup banyak SDM di Inspektorat,” ujar Bupati dua periode ini.

Berdasarkan data Korsupgah, Enrekang sendiri saat ini hanya memiliki 53,70 persen APIP. Ini membuat KPK  merekomendasikan Pemkab melengkapinya hingga 100 persen dengan SDM yang tepat.

Sementara itu Sekretaris Inspektorat Asrul Lode, ST., MT menjelaskan 11 ASN yang ikut ujian merupakan ASN  Senior.

“Pangkat paling rendah diantaranya III/D. Mereka berasal dari berbagai OPD, yang dipindah ke Inspektorat  beberapa waktu lalu,” jelas Asrul.

Ujian itu diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam  Negeri RI. Ujian dilakukan dalam 2 sesi. Sesi pertama sebanyak 3 orang, dan sesi kedua sebanyak 8 orang.  Mereka menuntaskan tahap ujian tertulis dan wawancara.

“Berhubung masih dalam masa pandemi Covid-19, maka ujian dilakukan secara virtual dengan difasilitasi oleh Tim  IT Diskominfo dan Statistik,” tutup Asrul. (Sry).

Pos terkait