ANEKA

Bupati Bantaeng Terima Aspirasi Rakyat, Terkait Kelangkaan Pupuk

Bupati Bantaeng Terima Aspirasi Rakyat, Terkait Kelangkaan Pupuk

BANTAENG,UPEKS.co.id—Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memberikan jawaban terkait dengan kelangkaan  pupuk di Bantaeng. Pemkab Bantaeng telah berupaya untuk menghindari terjadinya kelangkaan pupuk itu.

Dia menjelaskan sejak awal Juli, Pemerintah telah melakukan langkah terbaik untuk bisa menghadirkan kebutuhan  petani terkait pupuk urea. Namun hal ini tidak lepas dari kondisi eksternal yang mempengaruhi.

Dia mengatakan, sejak awal Juni, Pemerintah Daerah telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat,  melalui Pemerintah Provinsi. Hal itu terkait menindaklanjuti usulan tidak hanya dari Bantaeng, tetapi beberapa  daerah yang juga mengalami kelangkaan pupuk.

Selanjutnya 8 Juli 2020, Pemda bertemu dengan KTNA Bantaeng guna menyampaikan mengenai persoalan yang  sama. Dan pada 14 Juli 2020, Bupati melakukan perjalanan ke Jakarta untuk bertemu Direktur Pupuk Kementerian  Pertanian.

Bupati Bantaeng Terima Aspirasi Rakyat, Terkait Kelangkaan Pupuk

“Ini langkah yang telah kami lakukan. Dari hasil desakan kami, secara lisan pejabat Kementan menyampaikan  bahwa sebelum Idul Adha, ketersediaan pupuk akan dialokasikan kembali. Permasalahan ini mungkin belum bisa  terselesaikan, namun kami telah melakukan upaya-upaya terbaik bagi para petani kita,” kata dia saat menerima  pengunjuk rasa di Kantor Bupati Bantaeng.

Lebih lanjut ditambahkan bahwa diharapkan para unit teknis menyikapi jikalau ada oknum yang menjual pupuk dan  melanggar aturan serta regulasi hukum.

Dia juga mengaku, pemerintah akan melakukan koordinasi dengan pihak  berwajib untuk segera ditindaki.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Budi Taufik menjelaskan pula bahwa kondisi saat ini sebanyak 7.217 ton  pupuk urea telah dialokasikan dan didistribusikan sesuai dengan mekanisme yang ada.

Pengunjuk rasa, Aldi Naba berharap masalah kelangkaan pupuk ini dapat teratasi. Dia berharap agar masyarakat  yang bermata pencaharian petani bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Sebagian besar masyarakat di Kab. Bantaeng bermata pencaharian petani, bidang ini merupakan unggulan  daerah kita, namun jika kelangkaan pupuk dibiarkan berlarut, maka akan berdampak pada hasil produksi beras  petani,” ujarnya.

Turut hadir, Wabup, H Sahabuddin, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, H. Syamsul Suli, Asisten III Bidang  Administrasi, Asruddin, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Meyriani Madjid,Kadis Pertanian Ir.Budi  Taufik serta para Kepala SKPD terkait.(Irwan.P).

#TRENDING

To Top