Incumbent Idris Sadiq Terpilih Pimpinan Sementara DPRD Enrekang

Incumbent Idris Sadiq Terpilih Pimpinan Sementara DPRD Enrekang

ENREKANG, UPEKS.co.id — Sebagai Partai pemenang pada Pilihan Legislatif 2019 Partai Golkar diberi hak untuk  menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Enrekang tahun 2019 – 2024.

Bacaan Lainnya

Untuk itu DPD II Golkar Kabupaten  Enrekang menggelar rapat pleno penetapan calon pimpinan DPRD Kabupaten Enrekang periode 2019-2024.  Acara tersebut digelar di Sekretariat Golkar Enrekang, Rabu (7/8/2019).

Rapat pleno dipimpin langsung Ketua DPD II Golkar Kabupaten Enrekang H. Muslimin Bandodiikuti oleh para  pengurus Partai Golkar Enrekang dan disaksikan Timsel DPD I Partai Golkar Provinsi Sulsel.

Selain membahas tentang siapa Caleg Golkar terpilih yang akan menjadi Ketua DPRD Enrekang tahun 2019 –  2024,

Rapat pleno ini juga membahas Pimpinan sementara DPRD Kabupaten Enrekang untuk beberapa bulan  kedepan.

Sebelumnya Pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Sulsel yang juga anggota Tim Seleksi Pemilihan Ketus DPRD  Kabupaten/ Kota H. Andi Abd Waris Khaliq mengabsen para Pengurus DPD II Golkar Kabupaten Enrekang yang  hadir.

” Ini untuk memastikan apakah Qoutum atau tidak untuk melakukan rapat pleno,” kata Waris. Dari 43 pengurus  yang ada dalam absen ada 26 yang hadir dan oleh Timsel dinyatakan Qourum.

” Pada rapat ini kita akan menentukan siapa calon pimpinan sementara yang nantinya bertugas hingga ditentukan  pimpinan yang defenitif, selain itu kita juga akan mengusulkan minimal tiga nama untuk jadi pimpinan yang defenitif  nantinya,” kata Andi Abd Waris, Rabu (7/8/2019).

Dalam pelaksanaan rapat pleno tersebut disepakati secara mufakat menunjuk Legislator Golkar petahana, Idris  Sadik sebagai calon pimpinan sementara DPRD Enrekang.

Ketua DPD I Golkar Enrekang Muslimin Bando mengatakan Pimpinan sementara DPRD Enrekang ini akan segala  hal terkait tugas Ketua DPRD hingga ada Pimpinan Devinitif DPRD yang nanti akan diseleksi oleh Timsel yqng  dianggap memenuhi syarat duduk sebagai Pimpinan.

“Pimpinan sementara ini akan mengurusi segala hal, sampai ada pimpinan defenitif dari Timsel,” ujarnya.

Usai menentukan pimpinan sementara, dilakukan penetapan usulan calon pimpinan definitif kepada Timsel Partai  Golkar Sulsel. Sebanyak 6 nama yang rencananya akan diusulkan menjadi Pimpinan Devinitif. Namun ada dua  orang yang mengundurkan diri dengan alasan masing – masing. Yakni Ismail Jafar dan Henri Wasar yang  mengatakan belum siap menjadi Ketua DPRD.

Hasilnya, seluruh Caleg terpilih Golkar Enrekang yang berjumlah enam orang pada Pileg 2019 lalu diusulkan  menjadi pimpinan defenitif kepada Timsel.( Sry)

Pos terkait