MAKASSAR, UPEKS.co.id– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat, total realisasi investasi di daerah ini pada triwulan II-2019 mencapai Rp1,6 triliun.
Menurut Kepala DPM PTSP Provinsi Sulsel, AM Yamin, dari realisasi triwulan II itu, dominan dari sektor Penanaman Modal Asing (PMA) dengan nilai Rp1 triliun lebih. Sedang Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp601 miliar lebih.
“Khusus triwulan II-2019, PMA masih lebih dominan dengan nilai Rp1 triliun lebih. Sisanya dari PMDN,” ungkap AM Yamin, Rabu (31/7/2019).
Dijelaskan, realisasi investasi PMDN dan PMA berdasarkan kabupaten kota, terdapat lima daerah dengan realisasi terbesar, masing-masing yakni Kabupaten Luwu Timur, Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Jeneponto.
Sedangkan untuk realisasi investasi PMA triwulan II tahun 2019 berdasarkan asal negara, terdapat lima negara dengan realisasi investasi terbesar yakni Kanada, Hongkong, Swedia, Singapura dan Belanda.
“Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi masih dominan dari sektor pertambangan, industri mineral non logam, jasa lainnya, listrik-gas dan air, serta industri makanan,” ungkap AM Yamin.
Adapun jumlah serapan tenaga kerja pada periode triwulan II-2019 pada perusahaan PMA sebanyak 788 orang untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dan 1 orang Tenaga Kerja Asing (TKA).
Kemudian, perusahaan PMDN menyerap tenaga kerja sebanyak 2.048 orang TKI dan 1 orang TKA. (eky).




