PANGKEP,UPEKS.co.id- Sebanyak 300 orang menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementrian Sosial Republik Indonesia Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra Gau Mabaji.
Kepala Dinas Sosial Pangkep, Asykur mengatakan, bantuan Atensi menyasar Lansia, penyandang disabilitas dan anak terlantar.
Sebelumnya kata Asykur, Pemerintah pusat meminta data penerima bantuan. Dinsos Pangkep melalui Gau Mabaji mengirim data sejumlah 4200 orang.
“Alhamdulillah tahun 2023 terealiasi tahap pertama. Dan tahun 2024 ini terealisasi sebanyak 300 penerima,” katanya.
Tim Gau Mabaji dan dinas sosial Pangkep, turun langsung melalukan assestmen terhadap kelayakan penerima sesuai syarat dari Kemensos.”Dari 300 orang ,semua dianggap bisa menerima bantuan, ” tambahnya.
Penyaluran bantuan dibagi dua tahap, setiap orang menerima bantuan sebanyak Rp1juta500ribu perorang melalui PT Pos.
Bantuan yang diterima kata Asykur, harus habis dibelanjakan habis oleh penerima bantuan.
Tim Gau Mabaji dan Dinsos Pangkep, akan mendampingi penerima bantuan untuk membelanjakan uang bantuan.
“Kita sudah kerjasama dengan toko yang terlengkap hasil survey Gau Mabaji yaitu di CU, dan mereka didampingi oleh pendamping dari Kemensoa dan Dinas sosial untuk membelanjakan dan harus habis Rp1juta500, ” katanya.
Penerima bantuan harus berbelanja untuk kebutuhan pokok. Beras, minyak, teh, susu, kopi dan telur. Termasuk Sandang terdiri dari baju, sarung, selimut, sepatu, dan sendal. Perlengkapan rumah tangga seperti kipas angin, lemari, kompor gas dan blender.(sah)

