Pegawai Lapas Narkotika Sungguminasa Bersama Warga Binaan Shalat Idul Adha 1444 H

Pegawai Lapas Narkotika Sungguminasa Bersama Warga Binaan Shalat Idul Adha 1444 H

GOWA,UPEKS.co.id— Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan salat Idul Adha 1444H secara berjamaah, Kamis (29/06/2023) pagi. 

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1444H Tahun ini juga diikuti oleh Kalapas, Andi Mohammad Syarif, Kasi Bimnadik, Dian Eka Junianto, Ka.KPLP, Darmansyah, Kasubsi Bimaswat, Awaluddin, Kasubsi Registrasi, Armin Fauzy, beserta beberapa petugas Staf dan Regu Pengamanan Lapas. 

Bacaan Lainnya

Adapun bertindak sebagai Imam dan Khatib Sholat Ied yaitu Ustadz Muhammad Asyrofi S.Pdi,M.M. dengan membawakan Tema “Meneladani Akhlak Nabi Ibrahim Alaihi Salam”.

Kalapas, Andi Mohammad Syarif, dalam sambutannya mengajak kepada seluruh warga binaan dan petugas untuk lebih bersyukur lagi atas rahmat dan karunia yang diberikan Allah SWT yang telah mempertemukan hambanya dalam suasana Idul Adha. 

“Saya mengingatkan kembali untuk menjaga kesehatan, keamanan dan ketertiban lingkungan kita Lapas Narkotika Sungguminasa,” tutur Kalapas. 

Pada kesempatan ini, kami sampaikan kepada seluruh Warga Binaan untuk tidak memasukkan dan memakai handphone kedalam Lapas karena akan kembali diadakan Deklarasi Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba).

Sementara itu, Ustadz Asyrofi dalam Khutbahnya menyampaikan kepada seluruh Jama’ah untuk mengikuti keteladanan nabi Ibrahim sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran. 

” Sungguh ada suri tauladan yang baik darimu dari Ibrahim dari orang-orang bersama didalamnya,” terang Ustadz. 

Pada kesempatan ini ada 3 keteladanan Nabi Ibrahim yang patut dicontoh yaitu mengenali dan memperjuangkan kebenaran, mendakwahkan kebaikan, memberikan pengorbanan terbaik.

Beliau melanjutkan dengan menceritakan Kisah Nabi Ibrahim ketika diperintahkannya oleh Allah untuk menyembelih Putranya Ismail, bagaimanan ketaatan dan kesabaran Nabi Ibrahim dan Ismail dalam menjalankan perintah Allah. 

“Mari kita meledani apa yang dilakukan Nabi Ibrahim untuk senantiasa mencari hakikat kebenaran dengan petunjuk Allah, kenali kebenaran kemudian perjuangkan,” pungkas Ustadz. (Sofyan)