Sinjai, Upeks.co.id — Akses pelayanan kesehatan yang mudah dan cepat tentunya menjadi hal yang sangat penting saat ini. Karena semakin majunya teknologi tentunya tentunya semakin menuntut pemberi pelayanan kesehatan untuk semakin berinovasi. Tidak terkecuali dengan RSUD Sinjai, di samping tetap menjaga mutu pelayanan Kesehatan, RSUD Sinjai juga terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik berbasis inovasi kepada masyarakat Kabupaten Sinjai, khususnya peserta JKN.
Hal ini disampaikan Direktur RSUD Sinjai, Kahar Anies. Menurutnya, saat ini inovasi layanan berbasis teknologi menjadi hal yang prioritas baginya karena selain dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, tentunya ini dapat mendongkrak kepuasan pasien khususnya peserta JKN yang akan mengakses pelayanan di RSUD SInjai.
“RSUD Sinjai telah melakukan brigding sistem dengan BPJS Kesehatan, sehingga baik pelayanan ke pasien maupun layanan administrasi medis semua sudah terintegrasi dengan sistem di BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini RSUD Sinjai telah menerapkan antrean online untuk pasien yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan di Poli, sehingga pasien tidak perlu mengantre lama di RSUD karena dapat memperkirakan waktu kapan mereka akan mendapatkan pelayanan.
“Peserta JKN yang akan berobat ke RSUD Sinjai saat ini tidak perlu berdesakan mengantre di poli, cukup melalui sistem antrean online yang telah disiapkan oleh RSUD Sinjai dengan cara menggunakan dengan Aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan,” tambahnya
Dirinya berharap dengan implementasi bridging dan antrean online di RSUD Sinjai, bisa mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada pasien dengan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hal pengolahan, penyimpanan, penyajian dan pelayanan informasi yang terkait dengan pasien seperti biodata pasien, jumlah pasien yang akan berkunjung, kepastian mendapatkan waktu pelayanan atau nomor antrean di poli dan riwayat kunjungan yang terintgerasi.
Sementara itu, Mulan (26) salah satu pasien peserta JKN yang telah mencoba antrean online ini, mengakui dengan antrean online ia tidak perlu harus mengantre lama menunggu untuk berobat di poli.
“Antrean online ini sangat mudah, ternyata cukup dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN di handphone saya dan saya pun dapat memperkirakan waktu untuk datang dan yang terpenting tidak perlu untuk menunggu menahan sakit yang lama saat mengantre,” ujarnya.
Ia berharap pelayanan ini juga dapat dirasakan manfaatnya oleh pasien yang lain, sehingga dapat mengurangi penumpukan antrean yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

