Enrekang, Upeks.co.id — Kader JKN merupakan salah satu mitra BPJS Kesehatan yang direkrut dengan tujuan untuk menjaga kesinambungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Keberadaan Kader JKN sebagai garda terdepan dalam terjun langsung ke masyarakat sangat membantu BPJS Kesehatan dalam melakukan sosialisasi, memberikan edukasi terkait Program JKN hingga mengumpulkan iuran.
Nasmawati (28), seorang honorer di salah satu dinas di Kabupaten Enrekang yang menjadi Kader JKN BPJS Kesehatan Cabang Makale sejak 2020 menceritakan pengalaman suka duka saat menjalani perannya sebagai Kader JKN.
“Di kabupaten Enrekang sudah banyak masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN. Namun, tidak sedikit juga yang belum mempunyai kemampuan untuk membayar seluruh iuran. Kondisi ini yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kader JKN. Mengingatkan peserta membayar tunggakan iuran dan mengedukasi agar membayar tepat waktu,” ungkap Nasmawati, Senin (31/10).
Di tengah-tengah istirahatnya sebagai honorer, Nasmawati rutin menelpon peserta JKN binaannya untuk mengingatkan kewajibannya sebagai peserta JKN yang menunggak iuran. Tak lupa untuk mengedukasi peserta agar membayar iuran tepat waktu.
“Setiap hari saya menelepon untuk memastikan peserta binaan saya ada di rumah. Selanjutnya setelah pulang dari kantor saya langsung mengunjungi untuk memberikan edukasi terkait Program JKN,” ungkap Nasmawati.
Nasmawati menceritakan telah banyak menemui karakter manusia yang beragam sejak menjadi Kader JKN. Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap bertemu dengan peserta dirinya selalu menjelaskan terkait apa itu Program JKN dan manfaatnya.
“Ada orang yang ketika saya datang menagih langsung membayar, namun kadang ada beberapa orang yang tidak mau bayar dan malah marah-marah ketika ditagih, tapi saya hanya bisa mengelus dada dan berpikir inilah resiko pekerjaan yang saya ambil,” tambahnya.
Nasmawati mengungkapkan banyak masyarakat yang salah pengertian terkait Program JKN pada segi segmen peserta yang bayar sendiri, dia mengungkapkan bahwa hanya dengan sekali bayar maka akan ditanggung oleh pemerintah, Nasmawati langsung sigap dalam meluruskan kesalahan persepsi seperti ini.
“Ada beberapa segmen atau jenis kepesertaan pada program JKN, ada yang ditanggung pemerintah, ada yang ditanggung oleh tempat kerjanya dan ada juga yang bayar sendiri, nah untuk yang bayar sendiri maka tiap bulannya ada kewajiban membayar iuran sesuai dengan kelas yang dipilihnya,” pungkasnya.

