PMTI dan TST Menyatu Sepakat Memakai Nama TST

PMTI dan TST Menyatu Sepakat Memakai Nama TST
RAPAT. Penyerahan palu rapat serta dokumen kepada Ketua Umum TST Harun Masirri, disaksikan semua pengurus organisasi inti, berlangsung di aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka(30/10/22). –foto: ist–
KOLAKA, UPEKS.CO.ID — Segenap pengurus Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia(PMTI) Sultra menyatukan diri bersama dengan Tongkonan Sang Torayan(TST) Kolaka Sultra, dan kedua organisasi masyarakat Toraja yang ada di Kolaka Sultra ini sepakat memakai satu nama yaitu TST.
Kesepakatan penyatuan nama dua Ormas Toraja melalui hasil rapat yang dipimpin oleh Ketua PMTI demisioner Nico Bara Sombolayuk berlangsung di aula Dinas Tanaman Pangan Hortikultura pada(30/10/22) dihadiri semua pengurus inti demisioner dan pembina PMTI serta pengurus TST Kolaka Sultra.
“Jadi kemarin itu semua pengurus inti dan pembina PMTI demisioner sepakat melalui hasil keputusan bersama menyatukan PMTI Kolaka ini ke wadah TST,”ungkap Drs. Aris Parubak,M.Si ketua pembina demisioner PMTI melalui percakapan WhatsAppnya kepada media ini pada(31/10/22).
Aris juga mantan pejabat senior Pemda Kolaka ini menjelaskan bahwa sebagian besar pengurus inti PMTI adalah pengurus inti di TST sehingga hal itulah yang menjadi dasar semua peserta rapat sepakat menyatukan PMTI kedalam TST serta melanjutkan semua program kerja untuk kepentingan organisasi dan masyarakat Toraja di Bumi Mekongga Kolaka melalui TST.
Dikatakannya TST berdiri atas dasar kesepakatan dari 46 Kerukunan Keluarga(KK) warga Toraja di Kabupaten Kolaka berlangsung di salah satu hotel pada Maret 2022 lalu.
“Kita berharap pengukuhan dan pelantikan pengurus TST bisa berjalan lancar, kita rencanakan pada pertengahan November 2022 mendatang,”ungkap Aris.
Lanjutnya dirinya juga sebagai kordinator PMTI menyatu ke TST dengan pertimbangan untuk lebih mempererat kebersamaan serta keharmonisan warga Toraja yang ada di Kabupaten Kolaka dengan motto “Misa Kada Dipotuo Pantan Kada Dipomate” dan mudah-mudahan dengan penyatuan PMTI dan TST ini lebih solid dalam menjalankan program-program bermanfaat bagi masyarakat secara khusus masyarakat Toraja.
Penyatuan PMTI ke TST ini kata Aris juga ditandai dengan penyerahan Palu pimpinan rapat serta semua dokumen-dokumen oleh Ketua PMTI pusat kepada Ketua PMTI Kolaka Nico Bara selanjutnya Palu berserta dokumen diserahkan kepada Ketua TST Drs.Harun Masirri, A.PT.,M.Kes sebagai tanda telah bersatunya kedua organisasi dengan nama yang baru yaitu TST.
“Jadi penyerahan palu rapat serta dokumen-dokumen sebagai tanda bersatunya kedua organisasi warga Toraja dengan nama TST,”kata Aris.
Ia berharap organisasi TST ini benar-benar mampu mempersatukan warga Toraja yang ada di Kabupaten Kolaka, mampu membangun kebersamaan dengan pemerintah dan masyarakat lainnya yang di Kabupaten Kolaka.
” Kita berharap tidak ada lagi yang memiliki ambisi kepentingan, kita semua sudah sepakat bersama untuk membesarkan TST ini sehingga benar-benar dapat dirasakan keberadaannya baik itu dalam membangun kebersamaan warga Toraja maupun dalam mendukung pembangunan bersama Pemerintah,”pungkasnya.(pil)