
MAKASSAR.UPEKS.co.id—Universitas Muslim Indonesia (UMI) merupakan perguruan tinggi terkemuka dan terfavorit. Ini terverifikasi dengan pengakuan pemerintah sebagai sebagai PTS pertama di luar pulau Jawa yang terakreditasi institusi ‘A’ (unggul).
Sebagai perguruan tinggi favorit, tentu tidak lepas dari ancaman pemanfaatan kepentingan oknum tertentu, terlebih saat penerimaan mahasiswa baru (maba).
Untuk itu, Kepala Biro Akademik UMI, Hj. Asni, SE menegaskan kepada seluruh Camaba UMI agar tidak memberi kepercayaan kepada orang yang mengatasnamakan UMI lalu menggaransikan kelulusan tes masuk UMI alias calo.
“Tak lupa kembali mengingatkan kepada calon maba untuk tidak mempercayai calo, karena kelulusan Ananda murni adalah hasil kerja Ananda sendiri, tidak ada bantuan orang lain,” tegas Hj Asni, Rabu (22/7/2020).
“Karena itu apabila ada ‘oknum’ yang menawarkan janji meluluskan siapapun itu mohon dapat dilaporkan kepada kami di Biro Akademik Menara UMI lt 2, atau hotline panitia Maba UMI,” sambung alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.
Selain itu, kata Hj Asni, seluruh mekanisme penerimaan mahasiswa baru di UMI dilakukan secara online mulai dari pendaftaran, hingga pendaftaran ulang.
“Jadi disampaikan kepada seluruh camaba UMI tahun akademik 2020/2021, seluruh tahapan penerimaan maba UMI, pengumuman dan sampai pendaftaran ulang semua dilaksanakan via online,” tuturnya.
Tidak ada kegiatan offline atau tidak ada kegiatan di kampus, ujarnya. Jika ada kendala dapat dihubungi hotline panitia penerimaan maba atau 0411455696,” tutup Hj Asni.
Diketahui, UMI telah resmi menutup pendaftaran Camaba pada gelombang pertama dan saat ini telah berlangsung pendaftaran ulang.
Namun karena antusias peminat UMI masih tinggi, pihak Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UMI memilih untuk membuka pendaftaran Camaba gelombang ke dua, sejak 20 Juli hingga 22
Agustus 2020 mendatang. (rls).

