29 Orang Petugas Akan Periksa hewan Kurban di Wajo,

29 Orang Petugas Akan Periksa hewan Kurban di Wajo,

WAJO, Upeks.co.id — Sekira 29 orang bakal menjadi petugas pemeriksa hewan kurban jelang Idul Adha 1447 hijriah di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Demikian diutarakan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo, drh Bone Ramadan.

Bacaan Lainnya

“Betul, ada sekitar 29 sampai 30 petugas yang akan memeriksa hewan kurban. Insya Allah hari Senin kami mulai pemeriksaan di 14 Kecamatan se Kabupaten Wajo,” ujarnya Minggu (17/5/2026)

Lanjut, kata dia pemeriksaan hewan di fokuskan di tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

“Ada tiga lokasi titik pemeriksaan hewan nantinya, Puskeswan Majauleng, Tanasitolo dan Pammana. Nanti fokusnya di situ,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan pemeriksaan hewan langsung dari kandang peternak.

“Iya, kami juga akan jadwalkan periksa hewan kurban masing-masing di kandang peternak. Tapi fokus dulu di tiga titik itu,” paparnya.

Salah satu pedagang hewan kurban di Kecamatan Tanasitolo, Rahmat mengaku perawatan sapi dilakukan secara rutin dengan pemberian pakan hijauan sebanyak tiga kali sehari.

Selain itu, kebersihan ternak juga dijaga dengan memandikan sapi setiap tiga hari sekali.

“Pakan kami murni hijauan, tidak ada tambahan ransum. Untuk perawatan, kami juga dibantu beberapa orang tenaga gembala yang setiap hari mengambil pakan,” jelas Rahmat, terpisah.

Dari sisi kesehatan hewan, Rahmat memastikan bahwa seluruh sapi yang dijual telah melalui proses pemeriksaan sebelum didatangkan ke Kabupaten Wajo.

Pemeriksaan dilakukan oleh dinas peternakan di daerah asal, seperti Provinsi Maluku dan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Semua sapi sudah diperiksa sebelum diberangkatkan ke sini dan dilengkapi surat dari dinas peternakan setempat. Untuk pemeriksaan di sini biasanya dilakukan H-7 oleh dinas terkait,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 3.239 hewan bakal dikurbankan pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Jumlah tersebut terbagi menjadi tiga jenis hewan kurban.

“Iya, berdasarkan data proyeksi DPKP Wajo, ada 3.239 hewan kurban dengan rincian 3.151 Sapi, 3 Kerbau dan 85 Kambing,” ujarnya

Lanjut, kata dia ribuan hewan kurban tersebar di 14 Kecamatan.

“Betul, hewan kurban di setiap Kecamatan. Terbanyak di Kecamatan Tempe dengan 739 Sapi dan 15 Kambing. Paling sedikit di Kecamatan Pammana 94 Sapi serta 6 Kambing,” katanya menguraikan.

Di samping itu, tahun ini ada dua Kecamatan yang bakal memotong kerbau untuk dikurbankan.

“Tahun ini ada kerbau, 1 di Kecamatan Keera dan 2 di Kecamatan Bola. Kalau tahun lalu kan tidak ada kerbau sama sekali,” paparnya.(rls)