MAKASSAR,UPEKS — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama PT Pelabuhan Samudera Palaran melakukan penandatanganan Petunjuk Teknis Tata Kelola Pelaporan Operasional dan Administrasi Terminal Petikemas Palaran Pelabuhan Samarinda sebagai upaya memperkuat tata kelola operasional dan administrasi layanan kepelabuhanan.
Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat TPK New Makassar atau Makassar New Port (MNP) tersebut dilakukan oleh General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, bersama General Manager PT Pelabuhan Samudera Palaran, Andi Kurniawan, disaksikan jajaran manajemen kedua perusahaan, Selasa (9/6/2026).
Division Head Komersial Pelindo Regional 4, Adi Novi Wahyudi, mengatakan bahwa penyusunan dan penandatanganan petunjuk teknis tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola operasional terminal yang semakin efektif dan efisien.
“Terminal Petikemas Palaran memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di Kalimantan Timur. Karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman dan standar pelaporan yang jelas agar seluruh proses operasional maupun administrasi dapat berjalan secara optimal, terukur, dan akuntabel,” ujar Adi.
Menurutnya, keberadaan petunjuk teknis tersebut akan menjadi pedoman bersama bagi para pihak dalam menjalankan proses bisnis di Terminal Petikemas Palaran, sekaligus memperkuat sinergi antara Pelindo Regional 4 Samarinda dengan PT Pelabuhan Samudera Palaran sebagai operator terminal.
Direktur Utama PT Pelabuhan Samudera Palaran, Harun Gemilang, menyambut baik penandatanganan petunjuk teknis tersebut. Dia menilai dokumen tersebut menjadi landasan penting dalam mendukung tata kelola operasional terminal yang lebih tertib dan berkelanjutan.
“Kolaborasi yang kuat antara Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran merupakan kunci dalam menghadirkan layanan terminal yang andal dan kompetitif. Dengan adanya petunjuk teknis ini, kami memiliki acuan yang sama dalam pelaksanaan pelaporan operasional maupun administrasi sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” katanya.
Harun menambahkan bahwa penguatan tata kelola juga menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah Kalimantan Timur yang terus berkembang.
Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, menegaskan bahwa implementasi petunjuk teknis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan, validitas data operasional, serta efektivitas koordinasi antar pihak yang terlibat dalam pengelolaan Terminal Petikemas Palaran.
“Petunjuk teknis ini tidak hanya mengatur mekanisme pelaporan, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian yang penting untuk memastikan seluruh kegiatan operasional dan administrasi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Pada akhirnya, hal ini akan mendukung peningkatan kinerja terminal dan pelayanan kepada pelanggan,” ujar Capt. Suparman.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sekaligus memastikan seluruh proses pelaporan operasional dan administrasi di Terminal Petikemas Palaran berjalan lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Melalui penguatan tata kelola dan sinergi antar entitas, Pelindo terus mendorong terciptanya pengelolaan pelabuhan yang profesional, transparan, dan berdaya saing guna mendukung kelancaran distribusi logistik nasional serta pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

