Tentukan 1 Zulhijjah 1447 H, Kemenag Sulsel Gelar Rukyatul Hilal di Unismuh Makassar

Tentukan 1 Zulhijjah 1447 H, Kemenag Sulsel Gelar Rukyatul Hilal di Unismuh Makassar

MAKASSAR, UPEKS— Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal untuk penentuan awal Zulhijjah 1447 Hijriah pada Ahad, 17 Mei 2026. Pemantauan hilal tingkat Provinsi Sulsel dipusatkan di lantai 18 Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, Sabtu (16/5/2026).

Bacaan Lainnya

“Insya Allah, rukyatul hilal untuk Provinsi Sulawesi Selatan dan secara nasional akan dilaksanakan pada Ahad, 17 Mei 2026. Untuk Sulawesi Selatan dipusatkan di Gedung Universitas Muhammadiyah Makassar lantai 18,” ujarnya.

Menurut Ali Yafid, pemilihan lokasi rukyatul hilal di Universitas Muhammadiyah Makassar dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang saat ini masih memasuki musim hujan.

Selama ini, pelaksanaan rukyatul hilal dilakukan secara bergilir di beberapa titik pemantauan di Sulsel, baik untuk penentuan awal Ramadan, Syawal maupun Zulhijjah.

“Namun sekarang ini kita tetap memilih Unismuh sebagai tempat pelaksanaan rukyatul hilal karena di lantai 18 itu cukup strategis untuk melakukan pemantauan hilal di Provinsi Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil perhitungan Badan Hisab Rukyat Sulawesi Selatan bersama BMKG, posisi hilal diperkirakan telah memenuhi kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan negara-negara MABIMS.

Ali Yafid menjelaskan, matahari diperkirakan terbenam pada 17 Mei 2026 pukul 17.54.50 WITA.

Sementara tinggi hilal menurut BMKG berada pada posisi 4,32 derajat dan menurut Badan Hisab Rukyat Sulsel sekitar 4,23 derajat.

“Ini berarti hilal sudah berada di atas ufuk. Untuk kriteria negara-negara MABIMS sebenarnya sudah terpenuhi, karena rata-rata tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat,” katanya.

Meski demikian, Kanwil Kemenag Sulsel tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar Kementerian Agama Republik Indonesia untuk penetapan resmi awal Zulhijjah 1447 H.

Ia menambahkan, berdasarkan perhitungan Badan Hisab Rukyat, 1 Zulhijjah berpotensi jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 1447 H diperkirakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.

“Potensinya memang demikian, namun kita tetap menunggu sidang isbat pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia,” tandasnya.(*)