MAKASSAR, UPEKS–Workshop dan Konsolidasi Penguatan Fungsi Kehumasan dan PPID Kemenag se Indonesia Timur tahun 2026 resmi dibuka oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi Publik, Ismail Cawidu, Rabu (15/4/2026).
Workshop dan konsolidasi kehumasan Kemenag se Indonesia Timur, yang digelar di Hotel M Regency Makassar mengusung tema Creative Booster: Humas Inovatif untuk Kemenag Berdampak. Kegiatan itu dilaksanakan oleh Tim Humas, Data dan Informasi, HDI, Kanwil Kemenag Sulsel.
MAN 3 kota Makassar juga mengutus Anshar Yunus Wakamad Humas sebagai peserta.
Kamad MAN 3 Kota Makassar H Zulfikah Nur menyampaikan kegiatan workshop ini untuk memperluas wawasan wakamad humas MAN 3 kota Makassar dan penguatan kehumasan di Madrasah tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi menjadi strategi membangun kepercayaan publik melalui narasi yang terintegrasi, data yang akurat, dan layanan informasi yang terbuka khususnya di lingkungan madrasah.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid dalam arahannya menegaskan bahwa peran humas kini tidak lagi berada di wilayah teknis semata, tetapi strategis dalam membentuk opini publik.
“Humas berperan bukan hanya menggambarkan, tetapi juga membentuk opini masyarakat. Bukan sekadar seremonial, tapi harus memberi dampak luas yang bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ismail Cawidu yang bergabung lewat daring menyoroti pentingnya peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik di Kementerian Agama. Ia mengapresiasi capaian yang telah diraih, namun mengingatkan bahwa target sebagai badan publik yang informatif masih perlu terus ditingkatkan.
Diketahui, Sekitar 200 anggota Humas, kontributor berita, dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Agama berkumpul dalam Workshop Kehumasan dan Konsolidasi Penguatan Fungsi Kehumasan dan PPID se Indonesia Timur tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 15 hingga 17 April 2026 di Hotel M Regency diikuti oleh Humas dan PPID Kemenag 24 kabupaten kota se-Sulsel.
Kegiatan tersebut menghadirkan pula Ketua Tim Humas, Data dan Informasi dari berbagai wilayah Indonesia Timur.(rls)

