Polisi Tangkap Pelaku Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar

Polisi Tangkap Pelaku Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Makassar berhasil mengungkap kasus dugaan juru parkir (jukir) liar yang disertai aksi premanisme di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta (Soeta) Makassar.

Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas informasi yang beredar di media sosial, khususnya melalui platform Instagram. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim The Ghost Dermaga Unit Resmob segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya

Tim yang dipimpin Ipda Dewa Yudha Pramana bergerak menuju lokasi, Pada Sabtu (4/4/2026) sekira pukul 22.30 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku.

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengungkapkan bahwa setelah mengetahui keberadaan pelaku, petugas langsung melakukan pengamanan. Seorang pria berinisial Sahrul (22) berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Pelaku diketahui merupakan warga Jalan Rappokalling, Kota Makassar, dan saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap. “Yang bersangkutan telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Adil, Minggu (5/4/2026).

Adil menegaskan, tindakan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas premanisme, pungutan liar, serta aktivitas yang meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan vital seperti pelabuhan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat, terutama pengguna jasa pelabuhan, agar segera melaporkan jika menemukan atau mengalami gangguan keamanan, aksi premanisme, maupun pungutan liar.

“Masyarakat dapat menghubungi layanan Hotline Polri 110 yang aktif selama 24 jam, atau melapor langsung ke kantor polisi terdekat guna mendapatkan penanganan cepat,” jelas Adil.

“Polres Pelabuhan Makassar berharap partisipasi aktif masyarakat terus meningkat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Pelabuhan Makassar,” tutupnya.(Jay)

Pos terkait