Makassar, Upeks.co.id – Di bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi kembali menghadirkan kepedulian nyata melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Mekawati, pelaku usaha kue rumahan yang terus berjuang menghidupi keluarganya di tengah keterbatasan.
Setiap pagi, dari dapur sederhana yang menjadi saksi perjuangannya, Ibu Mekawati menyalakan kompor dan mengolah adonan kue. Usaha kecil itu bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan tumpuan harapan bagi tiga cucu yatim yang kini berada dalam asuhannya.
Sebagai seorang janda, Ibu Mekawati menjalani kehidupan dengan penuh keteguhan. Ia tinggal menumpang di rumah orang lain, sementara kebutuhan sehari-hari dipenuhi dari hasil berjualan kue rumahan. Di tengah kondisi tersebut, ia tetap menjadi sandaran keluarga dua putranya yang masih berjuang dengan jalan masing-masing, serta anak perempuannya yang juga mempercayakan pengasuhan anak-anaknya kepada sang ibu.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Pembina YBM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum untuk memperkuat nilai kepedulian serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui YBM PLN, kami berupaya memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan secara luas, khususnya oleh masyarakat yang tengah berjuang seperti Ibu Mekawati. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus berikhtiar dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Fermi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga bantuan yang diberikan mampu memberikan manfaat jangka panjang.
Bantuan modal usaha kepada Ibu Mekawati merupakan amanah dari para muzakki YBM PLN yang diusulkan melalui aplikasi digital YBM PLN Apps oleh insan PLN UIP3B Sulawesi. Penyaluran ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku usaha kecil yang memiliki semangat juang tinggi dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Melalui program ini, YBM PLN tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun jembatan harapan antara muzakki dan penerima manfaat. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Bagi Ibu Mekawati, bantuan ini memiliki arti yang jauh lebih besar dari sekadar tambahan modal usaha.
“Semoga usaha saya bisa lebih berkembang, supaya cucu-cucu saya bisa sekolah dengan baik dan hidup lebih layak,” tutur Ibu Mekawati penuh harap.
Di balik senyumnya, tersimpan keteguhan dan doa yang tak pernah putus. Bantuan yang diterima menjadi energi baru bahwa perjuangannya tidak berjalan sendiri, sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian dapat hadir dalam berbagai bentuk yang menguatkan.
Momentum Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, mampu menghadirkan perubahan besar. Dari satu bantuan yang disalurkan, lahir harapan baru yang terus bertumbuh dan menguatkan kehidupan. PLN melalui YBM terus berupaya menyalakan energi kebaikan, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Kami juga mendoakan para muzakki, semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, dilipatgandakan keberkahannya, dimudahkan segala urusannya, serta diberikan kesehatan dan keselamatan bagi seluruh keluarga.
Dari dapur sederhana Ibu Mekawati, semoga lahir rezeki yang semakin luas dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerusnya. Karena sejatinya, satu kebaikan mampu menyalakan banyak harapan. (*)




