Korban Ketiga Kecelakaan ATR 42-500 Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung

Korban Ketiga Kecelakaan ATR 42-500 Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung

MAROS, Upeks — Operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, kembali membuahkan hasil. Satu korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (21/1/2026), sekitar pukul 12.30 Wita.

Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii menyampaikan, dengan penemuan terbaru ini, total korban yang berhasil ditemukan berjumlah tiga orang. Namun, identitas maupun jenis kelamin korban belum dapat dipastikan.

Bacaan Lainnya

“Belum bisa kami pastikan, informasi yang saya terima lebih mengarah pada temuan berupa body part,” ujar Syafii.

Korban ditemukan di area jurang dengan kondisi medan yang sangat terjal. Syafii menjelaskan, hampir seluruh rangkaian operasi pencarian dan evakuasi berlangsung di tebing dan jurang, sehingga menyulitkan pergerakan tim SAR gabungan.

“Sebagian besar operasi berada di tebing dan jurang. Untuk rincian lebih lanjut, nanti akan kami sampaikan melalui siaran pers setelah data lengkap,” katanya.

Saat ini, jenazah korban masih dalam proses evakuasi. Tim SAR berupaya memindahkan korban ke titik evakuasi yang sebelumnya digunakan untuk korban pertama karena dinilai paling cepat dan aman.

“Kami harapkan bisa digeser ke titik evakuasi pagi tadi. Mudah-mudahan besok pagi sudah bisa dievakuasi,” imbuhnya.

Syafii menambahkan, proses evakuasi diprioritaskan melalui jalur udara. Basarnas telah menyiagakan sejumlah pesawat untuk mempercepat pemindahan korban maupun bagian pesawat yang memungkinkan dievakuasi menggunakan transportasi udara.

“Secara prioritas, pesawat sudah kami siagakan untuk evakuasi korban maupun bagian pesawat,” ujarnya.

Untuk lokasi akhir evakuasi, Basarnas merencanakan seluruh korban akan dibawa ke wilayah Maros. “Rencananya seperti itu,” tutup Syafii.(alf)