MAROS, UPEKS.co.id — Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan kembali diwujudkan melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Pertamina menggelar Lomba Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Dusun Pao Pao, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, warga didorong untuk menanam bahan pangan sehat dan menciptakan lingkungan yang produktif sekaligus ramah lingkungan.
Sebanyak 28 peserta dari empat kelompok yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Baji Minasa berpartisipasi dalam lomba tersebut. Mereka menampilkan kreativitas melalui desain kebun mini, hasil olahan pangan lokal, hingga yel-yel penuh semangat yang menggambarkan kekompakan warga desa.
AFT Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pertamina terhadap ketahanan pangan masyarakat.
“Program ini menjadi wujud kontribusi perusahaan dalam menjawab potensi dan kebutuhan lokal, khususnya di sektor pertanian, pemberdayaan perempuan, dan pelestarian lingkungan. Kami ingin menciptakan desa yang mandiri dan berdaya melalui pendekatan CSR yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Baji Mangngai, Abdul Latif, S.Sos., menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina yang telah berperan aktif dalam menggerakkan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pertamina. Pekarangan yang dulunya kosong kini telah berubah menjadi kebun hijau yang produktif. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi bisa membawa dampak positif bagi ketahanan pangan dan kemandirian desa,” tuturnya.
Dalam ajang tersebut, kelompok Baji Minasa 2 berhasil meraih penghargaan Kebun Mini Inspirasi Keluarga berkat desain tanam yang inovatif dan pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk alami. Sementara Baji Minasa 1 unggul pada kategori Kreasi Olahan Pangan Lokal, dan Baji Minasa 3 menyabet penghargaan Yel-Yel Terbaik berkat semangat dan kreativitas yang ditampilkan.
Suasana lomba berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga ibu rumah tangga, ikut berpartisipasi. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi tentang pentingnya menjaga kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDG 2 – Tanpa Kelaparan: mendorong ketersediaan pangan bergizi dari pekarangan rumah.
SDG 5 – Kesetaraan Gender: memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan pangan keluarga.
SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: mengajak masyarakat menerapkan praktik ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
“Langkah kecil di pekarangan rumah dapat membawa perubahan besar. Inisiatif seperti ini membuktikan bahwa masyarakat desa bisa menjadi pelaku utama dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan,” pungkas dia. (Mimi)




