Kolaborasi UNDIPA dan SMK SMTI Makassar, Tingkatkan Kapasitas Guru dalam Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran

Kolaborasi UNDIPA dan SMK SMTI Makassar, Tingkatkan Kapasitas Guru dalam Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran

Penulis: Michael Oktavisnus, S.Kom, M.M.

UNIVERSITAS Dipa Makassar (UNDIPA) terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Bacaan Lainnya

Melalui kerja sama strategis dengan SMK SMTI Makassar, Tim PKM UNDIPA menyelenggarakan pelatihan bertema “Peningkatan Kemampuan Guru dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Mendesain Model Pembelajaran di Sekolah Menengah Teknologi Industri Makassar”.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai 23 Juli hingga 25 Juli 2025, bertempat di Aula Lantai 2 SMK SMTI Makassar. Pelatihan ini merupakan hasil implementasi dari kerja sama resmi yang telah terjalin melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Drs. Basri Nur, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMK SMTI Makassar, bersama pihak Universitas Dipa Makassar.

Kolaborasi UNDIPA dan SMK SMTI Makassar, Tingkatkan Kapasitas Guru dalam Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran

Penandatanganan MoU ini menandai dimulainya kolaborasi strategis antara kedua institusi dalam rangka penguatan kapasitas guru dan peningkatan mutu pembelajaran berbasis teknologi.

Drs. Basri Nur, S.Pd., M.Pd. menyambut baik inisiatif kegiatan PkM yang dilaksanakan oleh tim dosen UNDIPA, dan menyatakan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membekali para guru dengan keterampilan teknologi mutakhir, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendesain pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik SMK di era industri digital.

Kegiatan selanjutnya direncanakan yakni melalui program magang mahasiswa UNDIPA dengan fokus pada pengembangan Learning Management System (LMS) yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran digital di SMK SMTI Makassar, dan juga penelitian bersama antara guru dan dosen, sebagai bentuk penguatan ekosistem pendidikan berbasis kolaborasi.

Dalam PkM ini, sebanyak 88 guru dari 3 Program Studi, yakni Teknik Mekatronika, Teknik Kimia Industri, Pengawasan Mutu mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya ChatGPT, untuk mendesain dan mengembangkan modul ajar serta perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran deep learning tahun 2026.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama dari UNDIPA, yakni: Nurdin, S.Kom., M.T., Marsellus Oton Kadang, S.Kom., M.T., dan Abdul Kadir Jailani, S.Kom., M.T. yang dipandu langsung oleh Moderator Ibu Indo Intan, S.T., M.T.

Materi interaktif yang disajikan oleh tim PkM UNDIPA kali ini seputar :

• Teknik prompting

• Contoh prompting untuk penyusunan modul ajar, Lembar Kerja Siswa (LKS), RPP, materi remedial, media digital, hingga soal HOTS

• Strategi lanjutan seperti Zero Shot Prompting dan Few Shot Prompting

Sebanyak 16 dosen lainnya dan 6 mahasiswa dari UNDIPA turut terlibat sebagai tim pendamping, memberikan asistensi teknis langsung kepada peserta dalam menyusun perangkat ajar berbasis AI. Pendampingan ini menjadikan pelatihan lebih aplikatif.

Para peserta pun menunjukkan antusiasme tinggi dan respon cepat dalam menyerap materi. Proses praktik penyusunan modul ajar berjalan lancar dan menghasilkan berbagai rancangan pembelajaran inovatif berbasis teknologi. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah kejuruan dalam menghadapi tantangan digitalisasi pembelajaran.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas institusi dengan semangat berbagi dan membangun bersama dapat menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas SDM pendidikan di Indonesia. (***)