Penulis: Faizal, S.Kom. M.T
SEBUAH langkah penuh makna dalam dunia pendidikan kembali ditorehkan, Universitas Dipa Makassar (UNDIPA) bekerja sama dengan Yayasan Ashabul Kahfi Parepare sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang edukatif dan partisipatif, Selasa (6/5/2025).
Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas guru-guru melalui pelatihan IT pendidikan berbasis digitaldengan mengusung tema pelatihan “Pemanfaatan TeknologiChatGPT dan Google Drive untuk Mendukung Pembelajaranyang Inovatif”.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat pembelajaran yang tinggi dan kemauan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologidalam dunia pendidikan.
Kegiatan ini diawali dengan khidmat melalui pembacaan ayatsuci Al-Qur’an oleh Khadijah Mahbub, S. Pd.I dan do’a Bersama oleh Ismail, S.Ag., M.Pd.I. Suasana hangat semakin terasa saat Ketua Tim PKM dari UNDIPA, Arwansyah,S.Kom., M.T menyampaikan sambutannya yang disambut hangat oleh Ketua Yayasan Ashabul Kahfi, DR. Hj. Hasniar Agus, S.Pd., MM dan Koordinator Pengawas Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi ini dan secara resmi membuka kegiatan pelatihan. Selain itu, DR. Hj. Hasniar Agus, S.Pd., MM. menyampaikan pesan supaya kerja sama kedepannya lebih ditingkatkan lagi dan menjadi kontribusi bagi peningkatan kompetensi Pendidik dan tenaga kependidkan, khususnya di yayasan Ashabul Kahfi kota Parepare.
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan MoU dan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Dipa Makassar dan Yayasan Ashabul Kahfi yang menandai dimulainya sinergi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas Pendidikan.
Penandatanganan ini turut diabadikan dalam foto bersama antara Ketua Yayasan Ashabul Kahfi, Kasubag Data Pusat Penelitian danPengabdian kepada Masyarakat UNDIPA dan Kasubag Pengembangan Pembelajaran Mandiri menambah kesan resmi dan bermakna dalam kegiatan ini.
Pelatihan dimulai dengan pretest untuk mengukur pemahaman awal para guru peserta terhadap materi pelatihan. Antusiasme tampak jelas dari semangat para peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan minat yang tinggi terhadap pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Kegiatan PkM ini tidak hanya berjalan dengan tertib, tetapi juga penuh energi positif dari para peserta. Pelatihan yang difokuskan pada pemanfaatan Chat GPT dan Google Drive ini menjadi titik awal transformasi digital dalam metode mengajar guru-guru Yayasan Ashabul Kahfi.
Kolaborasi luarbiasa ini menunjukkan komitmen kuat kedua institusi dalam mencetak generasi pendidik yang melek teknologi dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 (***)

