Mengintip Program Kerja Plt Dirut Perumda Parkir Makassar Raya

Semangat Baru di Perumda Parkir Makassar Raya

Semangat Baru di Perumda Parkir Makassar Raya

NARASUMBER. Plt Dirut Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (kiri), saat menjadi narasumber dalam Podcast Harian Upeks di Grahapena, Kamis (8/5/2025).

MAKASSAR, UPEKS — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya merupakan salah satu perusahaan pelat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Bacaan Lainnya

Di bawah kepemimpinan Adi Rasyid Ali sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perumda Parkir Makassar Raya, ia menerapkan konsep Better Management. Konsep ini bertujuan meningkatkan pendapatan, sekaligus mengoptimalkan pelayanan perparkiran.

“Saya tawarkan Better Management, manajemen yang lebih baik. Saya ingin membuat program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” beber ARA, sapaan Adi Rasyid Ali pada Podcast di Harian Ujungpandang Ekspres (Upeks) di Grahapena, Kamis (8/5/2025).

Ia menuturkan, perparkiran selalu menjadi persoalan pada kota-kota di Indonesia. Karena itu, ia menyiapkan program jangka pendek untuk menekan problem perparkiran.

Pertama, penerapan pembayaran retribusi parkir secara non tunai melalui QRIS. “Kebocoran pendapatan rentan karena pembayaran manual. Jadi bayar parkir online by QRIS,” kata ARA.

Kendati demikian, ia mengaku tidak semua titik parkir bisa serta merta menggunakan QRIS. Sehingga, pihaknya akan menetapkan titik-titik parkir sebagai pilot project dalam pembayaran melalui QRIS.

Spot parkir dengan QRIS akan diterapkan pada titik-titik tertentu. Misalkan, Jl. Boulevar, Jl. Pengayoman atau Jl. Sulawesi.

“Tidak bisa langsung, tidak semua memiliki QRIS. Harus ada spot tertentu sebagai pilot project,” katanya.

Pilot project titik parkir dengan QRIS juga akan dilakukan uji petik. Uji petik guna menetapkan besaran pendapatan setiap titik parkir. Usai uji petik, ARA berencana membuka lelang bagi pihak ketiga yang ingin mengelola titik parkir itu.

Menurutnya, sertifikasi juru parkir (Jukir) menjadi sebuah terobosan baru yang akan dilakukan secara bertahap terhadap sekitar 1.700 Jukir. Sertifikasi Jukir bertujuan untuk pengembangan SDM. Terlebih, Perumda Parkir tak hanya mengedepankan pendapatan, tetapi juga jasa pelayanan. (rul/rif)