Tiba di Arafah, Jemaah Kloter 3 UPG Pilih Istirahat Sambut Wukuf 

Tiba di Arafah, Jemaah Kloter 3 UPG Pilih Istirahat Sambut Wukuf 

Pembimbing Kloter 3 UPG H Jamaruddin (tengah berkaca mata)  bersama, jemaah asal Kabupaten Barru, Kota Parepare dan Kabupaten Maros sudah berada di Arafah, Jumat (14/6/2024).

Padang Arafah, Upeks–Jemaah haji Indonesia secara bertahap meninggalkan Kota Makkah, memasuki Padang Arafah untuk menyiapkan diri melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji, Sabtu (15/6/2024).

Bacaan Lainnya
 

Rangkaian ibadah dikenal dengan istilah Armuzna atau Arafah Muzadalifah dan Mina.

Diawali wukuf di Padang Arafah 9 Zulhijjah 1445 H, atau (15/6/2024). Selanjutnya, matahari terbenam, seluruh jemaah haji mulai bergerak menuju Muzdalifah untuk Mabit hingga tengah malam.

Di Muzdalifah jemaah haji mengambil batu kerikil untuk melontar jumrah saat Mabit di Mina.

Pembimbing Kloter 3 UPG Embarkasi Makassar H Jamaruddin, menginformasikan, jemaah asal Kabupaten Barru, Kota Parepare dan Kabupaten Maros sudah berada di Arafah, Jumat (14/6/2024).

“Alhamdulillahi Rabbil Alamin, jemaah Kloter 3 UPG yang bergabung dalam Maktab 37 bersama 7 kloter lainnya sudah tiba di tenda Padang Arafah,”ujar Kepala Kantor Kemenag Barru ini.

Kedatangan jemaah langsung disambut oleh pihak maktab dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang mengarahkan ke tenda-tenda yang telah ditetapkan.

Tiba di Arafah, Jemaah Kloter 3 UPG Pilih Istirahat Sambut Wukuf 
Nampak para petugas maktab membagikan membagikan air mineral ke jemaah dalam tenda sesaat setelah tiba di Arafah. Sebagian jemaah memilih istirahat.

“Untuk tahun ini Kloter 3 UPG menempati tiga tenda. Tenda 8 berisi 295 orang, tenda 9 berisi 125 bergabung dengan kloter Kertajati. Tenda 7 berjumlah 30 orang bergabung dengan Kloter 2 UPG,” ungkapnya seraya menyampaikan jemaah saat ini sedang istirahat setelah makan dan sholat dhuhur jamaa qashar asar berjamaah.

Sebanyak 450 jemaah Kloter 3 UPG meninggalkan Hotel Al Hasan Syisyah sekitar jam 10 pagi waktu Arab Saudi menempuh perjalanan sekitar 30 menit menuju Arafah.

Sebanyak delapan kloter tergabung dalam maktab 37. Terdiri Kloter 1 UPG, 2 UPG dan kloter 3 UPG. Selanjutnya, kloter 26 Embarkasi Kertajati, 27, dan kloter 28 KJT, sisanya kloter 88 dari Embarkasi Surabaya.

Wukuf ini penanda sah tidaknya haji seseorang. Orang yang berhaji harus wukuf di Arafah. Hadis nabi Muhammad SAW, Al- Hajju Arafah, Haji itu di Arafah.

“Saking urgennya wukuf ini, semua orang yang berniat haji harus ada di Arafah, baik dia sedang sehat, sakit, ataupun sakit keras semuanya harus datang wukuf di Arafah,”terangnya.

Saat ini Pemerintah Indonesia menyiapkan ambulance bagi mereka yg sakit keras ke Arafah yang dikenal dengan safari wukuf. (*)